Berita

Pasukan Ethiopia akan melakukan serangan akhir ke wilayah Tigray/Net

Dunia

Konflik Tigray, PM Abiy Ahmed: Gerbang Perdamaian Untuk TPLF Telah Ditutup Rapat

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 17:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Ethiopia akan memulai fase terakhir serangannya ke wilayah Tigray untuk melawan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) yang dianggap sebagai pemberontak.

Perdana Menteri Abiy Ahmed mengatakan ultimatum yang diberikannya kepada TPLF pada Minggu (22/11) untuk menyerah dalam waktu 72 jam sudah berakhir.

"Jangka waktu 72 jam yang diberikan kepada kriminal TPLF untuk menyerah secara damai sekarang telah berakhir dan kampanye penegakan hukum telah mencapai tahan akhir," kata Abiy pada Kamis (26/11), seperti dikutip Reuters.


"Gerbang damai terakhir yang terbuka untuk dilalui TPLF sekarang telah ditutup dengan rapat," tambah dia.

Lebih lanjut Abiy menuturkan pihaknya telah mempersiapkan strategi untuk membawa TPLF ke pengadilan tanpa melukai warga sipil.

"Pasukan Pertahanan Nasional kami telah dengan hati-hati menyusun strategi untuk membawa kriminal TPLF ke pengadilan tanpa merugikan warga sipil yang tidak bersalah, situs warisan, tempat ibadah, lembaga pembangunan, dan properti," jelas dia.

Konflik di Tigray mencuat pada 4 November ketika Abiy menuding TPLF telah menyerang pasukan militer Ethiopia. Tetapi Tigrayan mengaku telah didiskriminasi oleh pemerintah Ethiopia.

Sejak awal konflik, ribuan orang diyakini telah meninggal dunia, dan hampir 43 ribu orang melarikan diri ke Sudan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya