Berita

Pasukan Australia di Afganistan/Net

Dunia

Australia Pecat 10 Tentara Atas Laporan Pembunuhan Ilegal Di Afganistan

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 16:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia telah memecat setidaknya 10 tentara pasukan khusus yang terlibat dalam pembunuhan ilegal terhadap warga sipil di Australia.

Dalam sebuah laporan independen yang dirilis pada pekan lalu, disebutkan sebanyak 19 tentara pasukan khusus Australia telah membunuh 39 warga sipil dan tahanan.

Tidak ada satu pun dari 19 tentara tersebut yang diidentifikasi, tetapi 19 tentara dan veteran telah didakwa karena dugaan tersebut.


Dimuat ABC pada Kamis (26/11), otoritas telah mengeluarkan pemberitahuan pemberhentian kepada 10 orang di antaranya.

Sejauh ini belum diketahui identitas dari 10 tentara tersebut dan Departemen Pertahanan pun enggan memberikan komentar.

Meski begitu, mereka memiliki waktu 14 hari untuk menanggapi pemberhentian tersebut.

Pekan lalu pejabat tinggi militer Australia telah menyampaikan permintaan maaf setelah laporan tersebut dirilis.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya