Berita

Seorang pejabat Amerika Serikat berkunjung ke Taiwan akhir pekan ini/Net

Dunia

Pejabat Top AS Berkunjung, Taiwan Ogah Sebut Nama

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Taiwan semakin merapat ke Amerika Serikat. Hal itu agaknya dapat terlihat dari kunjungan seorang pejabat Amerika Serikat ke negara pulau itu akhir pekan ini.

Dalam sebuah pernyataan singkat, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan bahwa seorang pejabat Amerika Serikat tiba di Taiwan pada Minggu (22/11).

Pernyataan itu menyebut bahwa sering terjadi interaksi antara Taiwan dan Amerika Serikat.


"Kami menyambut kunjungan pejabat Amerika Serikat," begitu kutipan pernyataan tersebut.

"Tapi karena rencana perjalanan ini belum dipublikasikan, berdasarkan rasa saling percaya antara Taiwan dan Amerika Serikat, Kementerian Luar Negeri tidak memiliki penjelasan atau komentar lebih lanjut," tambah pernyataan yang sama, seperti dimuat Reuters.

Tidak dijelaskan lebih lanjut siapa pejabat yang berkunjung dan apa agenda yang dibawanya.

Tapi sebelumnya ada desas-desus di media setempat yang menyebut bahwa pejabat Amerika Serikat yang berkunjung adalah kepala CIA Gina Haspel. Namun pihak Kementerian Luar Negeri Taiwan, dalam pernyataan terpisah, membantah desas-desus tersebut.

Perwakilan de facto Amerika Serikat di Taipei juga tidak memberikan komentar apapun mengenai hal tersebut. Sehingga siapa pejabat Amerika Serikat yang datang masih jadi tanda tanya besar.

Namun, media Taiwan United Daily News menerbitkan foto-foto jet pribadi tidak bertanda, yang diidentifikasi sebagai pesawat militer Amerika Serikat. Jet pribadi itu tiba di bandara Songshan di pusat kota Taipei.

Selain itu, kabarnya tampak seperti para pejabat menunggu di terminal VIP.

Sementara itu, data di situs web pelacakan penerbangan planefinder.net menunjukkan penerbangan pribadi tersebut tiba dari Hawaii ke bandara Songshan Minggu sore (22/11), tidak lama sebelum United Daily News menerbitkan gambar-gambar itu di situs webnya.

Diketahui bahwa Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan yang diklaim oleh China. Namun Amerika Serikat tetapi merupakan pendukung dan pemasok senjata internasional terpenting di pulau tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya