Berita

Presiden Mauritania Mohamed Ould Cheikh El Ghazouani (kiri) dan aja Mohammed VI dari Maroko (kanan) berbincang melalui sambungan telepon soal kemajuan hubungan kedua negara/Net

Dunia

Semakin Akrab, Raja Mohammed VI Undang Presiden Mauritania Ke Maroko

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 13:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hubungan bilateral antara Maroko dan Mauritaia semakin akrab. Setidaknya hal itu dapat dilihat dari komunikasi yang dibangun oleh Raja Mohammed VI dari Maroko dan Presiden Mauritania Mohamed Ould Cheikh El Ghazouani baru-baru ini.

Keduanya bercakap melalui sambungan telepon jelang akhir pekan ini (Jumat, 20/11) soal kemajuan hubungan yang dibangun oleh Maroko dan Mauritania.

Dalam percakapan telepon tersebut, kedua kepala negara menyampaikan kepuasannya yang besar atas perkembangan pesat kerja sama bilateral, serta kesediaan mereka untuk mengkonsolidasikan dan meningkatkan kerjasama tersebut ke tingkat lebih tinggi.


Bukan hanya itum Raja Mohammed VI dan Presiden Mohamed Ould juga menyatakan komitmen untuk memperluas hubungan dalam pendalaman kerja sama antara kedua negara tetangga dengan memperluas prospek dan diversifikasi kerjasama.

Pada kesempatan yang sama, Raja Mohammed VI menegaskan kesiapannya untuk melakukan kunjungan resmi ke Republik Islam Mauritania, sekaligus menyampaikan undangan kepada Presiden Mohamed Ould untuk mengunjungi Maroko.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya