Berita

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir/Ist

Politik

Pesan Ketum PP Muhammadiyah: Kalau Tidak Memberi Solusi, Jangan Memperpanjang Rantai Penularan Covid-19

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Umat Islam di Indonesia khususnya warga persyarikatan Muhammadiyah diharapkan tetap menunjukkan karakter seorang muslim pemberi solusi dalam setiap masalah, termasuk menghadapi pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

"Umat Islam dan warga persyarikatan harus menunjukkan uswah hasanah (teladan yang baik) dan menjadi pemberi solusi hadapi pandemi yang berat ini," pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara HUT ke-108 Muhammadiyah, Rabu (18/11).

Di masa pandemi yang telah mendera bangsa Indonesia selama hampir sembilan bulan ini, kata Prof Haedar, semua pihak perlu berupaya agar bangsa ini keluar dari wabah yang telah menjangkit 215 negara di dunia ini. Salah satu yang bisa dilakukan yakni dengan hidup disiplin protokol kesehatan serta waspada terhadap bahaya Covid-19.


Sebab, sambungnya, sikap abai dan kelalaian terhadap protokol kesehatan bisa berdampak luas pada keselamatan masyarakat dan merontokkan upaya memberantas Covid-19. Ia pun meminta kepada umat untuk mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW.

"Kaum muslimin pengikut Nabi hendaknya mengikuti uswah hasanah nabi dalam seluruh perilaku kehidupan. Nabi dimaklumatkan Allah sebagai figur berakhlak utama," tuturnya sembari mengutip surat al-qalam ayat 4 dalam Al Quran.

Yang tak kalah penting, semua pihak diharapkan tidak mengedepankan egoisme yang justru bisa berdampak buruk pada insan lainnya.

"Perbuatan orang tidak disiplin dapat berdampak luas bagi penularan virus dan keselematan jiwa orang lain. Jika belum mampu memberikan solusi, setidaknya jangan membikin masalah yang membuat rantai penularan makin menyebar. Allah melarang manusia berbuat kerusakan," tutupnya.

Milad ke-108 Muhammadiyah turut dihadiri sejumlah tokoh baik secara langsung maupun virtual, di antaranya Presiden Joko Widodo; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti, serta beberapa tokoh lainnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya