Berita

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Soal HRS Ceramah Lont*, Waketum PAN: Pelajaran Bagi Orang Yang Menghina Habib, Bagus!

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 20:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan kontroversial Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) terkait lont* dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di markas FPI akhir pekan lalu menuai pro dan kontra.

Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PAN, Yandri Susanto, menilai pernyataan pentolan FPI itu tidak ada masalah. Menurutnya, hal itu merupakan hal yang wajar bahkan dinilai baik.

"Ya itu mungkin pelajaran bagi orang-orang yang menghina Habib. Nggak apa-apa juga. Bagus juga itu," kata Yandri kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/11).


Yandri menambahkan, kata-kata lont* yang keluar dari mulut seorang Habib Rizieq merupakan reaksi atas sesuatu yang menimpa dirinya sendiri. Diyakininya, pernyataan Habib Rizieq itu tidak lain hanya untuk sekadar mengingatkan.

"Ini kan yang memulai kan yang perempuan itu. Bukan Habib-nya yang memulai. Jadi saya kira untuk mengingatkan semua pihak," ujarnya.

Lagi pula, lanjut Wakil Ketua Umum PAN ini, pernyataan Habib Rizieq dalam ceramahnya itu dinilai benar. Sebab, ketika ada orang yang menghina Habib justru dijaga dan dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

Namun, disisi lain saat ada tentara yang mengucapkan 'ahlan wa sahlan' kepada Habib Rizieq malah diberi hukuman.

"Apa yang disampaikan Habib saya kira betul dan aneh juga memang kalau yang jemput Habib, seorang tentara diborgol. Yang menghina Habib dijagain rumahnya. Saya kira ini udah kebalik ini dunia. Sudah nggak benar seperti itu," tuturnya.

"Saya kira perlu lah dibenahi tata kelola manajemen pemerintah untuk merespons sebuah persoalan yang sangat sensitif. Jadi jangan yang justru menghina habib dilindungi seperti dipagar betis rumahnya karena takut di demo, tapi yang menyerukan 'ahlan wa sahlan' kepada Habib di bandara langsung diborgol," demikian Yandri Susanto.

Habib Rizieq menyebut kata lont* dalam acara peringatan Maulid Nabi yang digelar FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020. Namun begitu, Habib Rizieq tidak secara spesifik menyebut nama Nikita Mirzani dengan sebutan lont*.

"Ada lont* hina Habib. Pusing, pusing. Sampai lonte ikutan ngomong, iyee...," kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq pun mengaku tidak marah dengan Nikita Mirzani karena dianggap telah menghinanya dengan sebutan tukang obat. Tapi, kata dia, ada umat yang tidak terima.

"Saya tidak marah. Cuma ada umat yang marah, ngancem mau ngepung lont*. Eh polisi kalang kabut jagain lont*. Kacau, kacau," kata Habib Rizieq.

"Lont* hina Habib dijaga polisi. Kacau tidak? Mestinya lont* yang hina Habib, hina ulama, tangkep. Bukan dijagain. Polisi jawab, tapi ada ancaman Habib. Mangkanya lu tangkep," imbuh dia.

"Ditangkap tidak, dijagain. Iyee. Jangan-jangan minta jatah kali. Kacau, kacau. Saya ngeliat begini dari sakit jadi baik. Mudah-mudahan jangan sakit lagi deh. Sudahlah jangan diterusin dah ah. Udah biarin, lont* sama lont* saja yang ngomong," kata Habib Rizieq lagi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya