Berita

Pembukaan restoran premium pertama Indonesia di Mesir/Repro

Dunia

Diplomasi 'Goyang Lidah', Restoran Premium Indonesia Pertama Dibuka Di Mesir

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 19:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu cara terampuh untuk mendekatkan hubungan antar negara adalah melalui gastronomi atau kerap kali juga disbut dengan diplomasi "goyang lidah". Hal ini juga lah yang baru-baru ini dilakukan di Mesir.

Guna memperkuat diplomasi goyang lidah dan memperkokoh penetrasi produk pangan Indonesia di pasar Mesir, untuk pertama kalinya Restoran Indonesia yang premium dibuka di kota Kairo, Mesir. Namanya Restoran Bumbu Indonesia.

Pembukaan restoran tersebut dilaksanakan pada akhir pekan ini (Sabtu, 14/11) di kawasan wisata Piramida Giza.


Acara diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerjasama Ekspor Produk Pangan antara PT Saba Khidmah Mumtazah dengan Restoran Bumbu Indonesia sebesar 1 juta Dolar AS atau senilai 14,42 miliar Rupiah per tahun.

Acara Penandatangan MoU dan pembukaan restoran disambut baik oleh Kementerian Perdagangan yang dalam kesempatan tersebut disaksikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Dr. Kasan Muhri dan Direktur Promosi dan Citra, Tuti Prahastuti beserta jajaran kementerian.

Dalam acara yang sama, turut hadir perwakilan dari KBRI Cairo, yakni Kepala Perwakilan RI/KUAI KBRI Kairo M. Aji Surya, Atase Perdagangan KBRI Cairo Irman Adi Purwanto Moefthi dan Sekretaris II Ekonomi Kuntum Khaira Ummah beserta beberapa staf.

M.Aji Surya menggarisbawahi, kegiatan ini telah menjadi catatan sejarah tersendiri karena gastro diplomacy bukan saja membuka lebih lebar peluang ekspor produk-produk pangan, namun bisa menjadi jembatan bagi people-to-people contact.

"Sebagai negara tujuan ekspor non tradisional Indonesia dengan lebih dari 100 juta populasi, Mesir menyimpan potensi besar bagi penyerapan produk Indonesia. Dan restoran merupakan salah satu outlet yang tepat," ujar Aji dalam keterangan yang diterima redaksi. Surya.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Dr. Kasan Muhri mengungkapkan, dengan adanya kerjasama ekspor produk pangan ini diharapkan dapat menjaga rantai pasokan dengan tetap memperhatikan jaminan mutu produk.

Dia juga menyebut, masa Pandemi ini menuntut para pelaku usaha untuk berpikir kreatif dan inovatif dan memastikan supply produk terus berjalan.

"Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan pelaku bisnis adalah perlunya kontinuitas kapasitas produksi, sehingga ke depan restoran restoran Indonesia tumbuh dan hadir menjadi garda depan promosi produk Indonesia," tandasnya.

Alaa Abdelkarim Adly Abbas selaku pengelola restoran sekaligus importir dalam sambutannya mengharapkan restoran ini dapat menjadi destinasi wisatawan dan menjadi ujung tombak wisata kuliner Indonesia di Mesir.

Smentara itu, Soraya Abdullah Balfas selaku eksportir mengungkapkan launching restoran Bumbu Indonesia ini menjadi bentuk legitimasi pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Perwakilan RI di Mesir atas pengukuhan secara resmi keberadaan restoran Indonesia yang premium dan high performance. Soraya menambahkan, pihaknya akan mensuplai produk pangan halal sebagai bahan dasar memasak seperti rempah-rempah, bumbu masak dan bahan pangan lainnya yang diperlukan dalam menyajikan menu masakan khas Indonesia.

Untuk diketahui, restoran Bumbu Indonesia memiliki kapasitas lebih dari 100 kursi dan siap menghidangkan aneka masakan Indonesia antara lain seperti rendang, gado-gado, lontong sayur, rawon, soto, nasi uduk, nasi goreng kampung, nasi kuning, dan mie goreng.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya