Berita

Pasukan Perdamaian Rusia tiba di Kota Goris, Nagorno-Karabakh/Net

Dunia

Delapan Helikopter Militer Rusia Dilibatkan Dalam Operasi Penjaga Perdamaian Di Zona Konflik Nagorno-Karabakh

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selain pasukan konvoi brigade unit penjaga perdamaian Angkatan Bersenjata Rusia yang tiba di zona konflik Nagorno-Karabakh pada Rabu (11/11), helikopter militer Rusia juga ikut dilibatkan dan tiba pada Kamis (12/11).

"Sebuah konvoi brigade penjaga perdamaian ke-15 berpartisipasi dalam operasi penjaga perdamaian di zona konflik Nagorno-Karabakh, mereka  telah menempuh perjalanan lebih dari 300 kilometer dan tiba di Kota Goris," laporan Tass yang mengutip pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Unit-unit ini terdiri dari prajurit kontrak yang telah menjalani pelatihan khusus untuk menjalankan misi penjaga perdamaian. Secara khusus, mereka telah mempelajari norma-norma hukum humaniter internasional selama konflik bersenjata.


"Pasukan penjaga perdamaian dilengkapi dengan senjata modern, militer dan peralatan khusus, termasuk pengangkut personel lapis baja," tambah Kementerian Pertahanan Rusia.

Helikopter militer Rusia yang dilibatkan adalah sebanyak delapan buah. Sergey Rudskoy, Kepala Direktorat Operasi Khusus Angkatan Bersenjata Rusia, mengatakan delapan helikopter militer dan drone diangkut ke Nagorno-Karabakh dalam satu kesatuan di hari yang sama.

"Helikopter akan terlibat dalam pelaksanaan operasi penjaga perdamaian untuk melakukan pemantauan udara di bidang pengawasan gencatan senjata dan penghentian permusuhan di zona konflik Nagorno-Karabakh," kata pernyataan tersebut secara khusus.

Helikopter ini akan mengangkut peralatan logistik dan personel penjaga perdamaian ke daerah yang sulit dijangkau.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya