Berita

Korea Selatan menemukan flu burung dengan strain virus H5N8/Net

Dunia

Temukan Flu Burung H5N8, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan mengaktifkan alarm serangan flu burung dengan strain virus H5N8 yang sangat patogen.

Kementerian Pertanian Korea Selatan pada Selasa (10/11) telah mengeluarkan peringatan setelah mengidentifikasi virus tersebut dalam sampel burung liar yang dikumpulkan d Cheonan, sebuah kota di Korea Selatan.

Dimuat The Straits Times, kementerian telah meningkatkan langkah-langkah pencegahan untuk memastikan agar virus tidak tersebar ke populasi yang lebih besar.


Salah satunya dengan menyerukan disinfeksi pertanian dan tindakan karantina bagi peternakan.

"Ini adalah situasi serius di mana polutan dapat mengalir dari burung yang bermigrasi ke peternakan melalui berbagai rute," ujar Menteri Pertanian Kim Hyeon Soo.

Pekan lalu, pejabat kesehatan Belanda telah memerintahkan pemusnahan massal terhadap 200 ribu ayam setelah virus H5N8 ditemukan pada unggas liar di sebuah peternakan di kota timur Puiflijk.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), flu burung tidak mudah menginfeksi manusia, dan pada umumnya tidak menyebar dari orang ke orang.

Kebanyakan infeksi flu burung terjadi pada orang yang pernah melakukan kontak dekat dengan unggas hidup atau mati yang terinfeksi.

Faktanya, sebagian besar infeksi terkait dengan penyembelihan di rumah dan penanganan unggas yang sakit.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya