Berita

Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi dan Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis/Net

Dunia

Kepada Joe Biden, Yunani Dan Mesir Berharap AS Lebih Aktif Selesaikan Sengketa Mediterania

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yunani dan Mesir punya harapan besar bagi Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, khususnya dalam menyelesaikan sengketa hak maritim di Mediterania dengan Turki.

Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis pada Rabu (11/11), setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi di Athena.

"Kami memiliki setiap alasan untuk menyambut, bersama dengan semua mitra kami di kawan, kembalinya Amerika Serikat ke peran sentralnya sebagai pemimpin NATO," kata Mitsotakis, seperti dikutip Al Monitor.


"Baik Yunani dan Mesir akan secara positif menerima peran yang lebih menentukan dari AS di Timur Tengah dan Mediterania Timur," sambung dia.

Harapan Yunani dan Mesir tersebut terjadi setelah Turki mengumumkan akan melanjutkan kegiatan penelitian seismik di perairan yang disengketakan pada 23 November, menarik kecaman langsung dari Athena.

"Yunani mengulangi kecamannya atas tindakan provokatif ini, yang selanjutnya merusak prospek dialog konstruktif," kata Kementerian Luar Negeri Yunani dalam sebuah pernyataan.

Di tengah ketegangan di Mediterania, AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump tidak memberikan banyak perhatian.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo telah menyatakan keprihatinannya atas tindakan Turki di Mediterania. Ia pun telah meminta semua pihak untuk mencapai solusi diplomatik.

Di lain sisi, Biden diperkirakan akan mengambil sikap yang lebih keras kepada Turki, khususnya setelah menggambarkan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai seorang otokrat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya