Berita

Presiden Armenia Armen Sarkissian mengadakan pertemuan dengan Patriark Tertinggi Katolik dari Seluruh Armenia, Yang Mulia Karekin II pada Rabu 11 Nopember 2020 untuk membahas konflik di Nagorno-Karabakh/Net

Dunia

Presiden Armenia Bertemu Dengan Yang Mulia Karekin II, Bahas Konflik Nagorno-Karabakh

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Armenia Armen Sarkissian mengadakan pertemuan dengan Patriark Tertinggi Katolik dari Seluruh Armenia, Yang Mulia Karekin II, pada Rabu (11/11) waktu setempat, menurut layanan pers kepresidenan Armenia.

Kepala negara dan Patriark Tertinggi berbicara tentang situasi yang terjadi di Armenia khususnya di Nagorno-Karabakh. Keduanya membicarakan solusi untuk mengatasi situasi tersebut.

Sarkissian dan Karekin II juga menyinggung pernyataan trilateral baru-baru ini ditandatangani tentang penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh, seperti dikutip dari Armen Press.   


Sementara itu, situasi di Yerevan mulai mereda pasca keributan yang ditimbulkan oleh ratusan pengunjuk rasa yang meminta Perdana Menteri Nikol Pashinyan untuk mundur karena dianggap telah gagal menghentikan agresi Azerbaijan.

Mereka merasa dikhianati setelah Pashinyan menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran di Karabakh dan menyerahkan sebagian wilayah yang disengketakan ke Azerbaijan.

Konflik Nagorno-Karabakh masih menjadi PR besar bagi kedua negara yang bertikai, Armenia dan Azerbaijan. Negara-negara lain turut memberikan perhatiannya terhadap masalah ini termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membentuk kelompok kerja bersama dalam menyelesaikan situasi di wilayah Nagorno-Karabakh.

Sesuai kesepakatan genjata senjata yang telah ditandatangani antara pemimpin Armenia dan Azerbaijan, Moscow telah mengerahkan 400 pasukan pedamaian Rusia ke wilayah konflik.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya