Berita

Pasukan AS di Korea Selatan/Net

Dunia

Kemenangan Joe Biden Jadi Jalan Keluar Sengketa Kontribusi Dana Pasukan AS Di Korea Selatan

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 16:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) menjadi peluang bagi Korea Selatan untuk menyelesaikan sengketa kontribusi pasukan dengan Washington di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Dimuat Reuters pada Selasa (10/11), sumber pemerintah Korea Selatan mengatakan Biden telah berjanji tidak akan menggunakan kehadiran pasukan AS di semenanjung untuk memeras Seoul.

Meski begitu, Korea Selatan sendiri tidak berekspektasi Biden dapat sepenuhnya mencabut permintaan Trump terkait peningkatan "harga" 28.500 tentara AS di sana.


Sejauh ini, Seoul telah menyetujui peningkatan kontribusi pasukan AS 13 persen lebih banyak atau sekitar 1 miliar dolar AS per tahun. Angka tersebut jauh dari tuntutan Trump, yaitu 5 miliar dolar AS.

"Tetapi kenaikan 13 persen yang dibahas dalam negosiasi sebelumnya dapat dianggap masuk akal," kata seorang pejabat pemerintah Korea Selatan.

"Kami akan tahu lebih banyak ketika kami benar-benar duduk dengan tim mereka setelah pemerintahan baru menunjuk negosiator baru," tambahnya.

Pada April, tim Trump sendiri menolak proposal peningkatan kontribusi sebesar 13 persen tersebut.

Pihak kampanye Biden dan pejabat Korea Selatan sampai saat ini belum memberikan tanggapan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya