Berita

Pertemuan tingkat tinggi di Istana Kerajaan di Rabat mengenai kampanye vaksin/Net

Dunia

Maroko Akan Meluncurkan Kampanye Vaksinasi Covid-19 Skala Besar

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 16:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Maroko akan meluncurkan kampanye vaksinasi nasional dalam beberapa minggu mendatang, seperti yang diumumkan Kantor Kerajaan pada Senin (9/11). Raja Maroko Mohammed VI telah mendukung keputusan para ilmuwan untuk segera meluncurkan kampanye vaksinasi nasional melawan virus corona.

Kampanye "skala yang belum pernah terjadi sebelumnya" bertujuan untuk membuat sebagian besar penduduk Maroko kebal terhadap Covid-19 dan untuk mengekang penyebaran pandemi.

Pada Senin malam, Raja Mohammed VI memimpin pertemuan tingkat tinggi di Istana Kerajaan di Rabat untuk membahas kampanye vaksinasi yang akan datang, seperti dilaporkan MWN, Senin (9/11).


Beberapa pejabat senior Maroko menghadiri pertemuan tersebut, termasuk Kepala Pemerintahan Saad Eddine El Othmani, Penasihat Kerajaan Fouad Ali El Himma, Menteri Dalam Negeri Abdelouafi Laftit, Menteri Luar Negeri Nasser Bourita, dan Menteri Kesehatan Khalid Ait Taleb.

Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Kerajaan (FAR) Abdelfattah Louarak, Kepala Kerajaan Gendarmerie Mohamed Haramou, Inspektur Layanan Kesehatan Militer Mohammed Abbar, dan Direktur Jenderal Keamanan Nasional Abdellatif Hammouchi juga menghadiri pertemuan tersebut.

Selama pertemuan tersebut, para pejabat senior membagikan pembaruan terperinci tentang situasi epidemiologi domestik dengan Raja Mohammed VI.

Menteri kesehatan juga mempresentasikan laporan dari komite ilmiah Kementerian Kesehatan tentang kampanye vaksinasi Maroko yang akan datang melawan Covid-19.

Kementerian akan mendasarkan program pada hasil studi klinis yang telah membuktikan keamanan dan kemanjuran 'vaksin Covid-19'. Namun, idak dijelaskan secara rinci vaksin apa yang akan digunakan atau kapan kampanye akan dimulai, menurut pernyataan itu, yang hanya mengatakan akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

Jumlah infeksi Covid-19 di Maroko terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan lebih dari 5.000 kasus tercatat setiap hari.

Jumlah total kontaminasi yang dikonfirmasi sejak wabah dimulai pada Maret sekarang mencapai 259.951, termasuk 4.356 kematian.

Keputusan Maroko untuk meluncurkan kampanye vaksinasi datang ketika raksasa AS Pfizer dan mitra Jermannya BioNTech mengumumkan Senin bahwa vaksin mereka dalam uji coba terbukti 90 persen efektif dalam mencegah infeksi Covid-19.

Pernyataan resmi Maroko mengatakan bahwa kerajaan Afrika Utara dapat memperoleh vaksin, yang tidak diidentifikasi, "berkat keterlibatan pribadi raja".

Maroko mengambil bagian dalam uji klinis vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinopharm, yang telah setuju untuk memberi kerajaan 10 juta dosis sebelum akhir tahun jika hasilnya positif.

Pernyataan Maroko mengatakan kampanye vaksinasi pertama-tama akan menargetkan 'pekerja garis depan', termasuk dari sektor kesehatan dan pasukan keamanan, serta orang tua.

Keadaan darurat kesehatan masyarakat yang berlaku di seluruh Maroko sejak pertengahan Maret telah diperpanjang hingga 10 Desember.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya