Berita

Ahli bedah Vivek Murthy dan Presiden terpilih AS, Joe Biden/Net

Dunia

Sempat 'Ditendang' Donald Trump, Vivek Murthy Jadi Kepala Satgas Covid-19 Era Joe Biden

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Joe Biden sudah mempersiapkan gugus tugas Covid-19 baru dengan sejumlah pakar kesehatan ternama berada di dalamnya.

Salah satunya adalah seorang ahli bedah, Vivek Murthy, yang sebelumnya dipecat oleh Presiden Donald Trump.

Wakil manajer kampanye Biden, Kate Bedingfield pada Minggu (8/11) mengatakan, Murthy dan mantan Komisaris Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA), David Kessler akan memimpin Satgas Penanganan Covid-19 yang beranggotakan 12 orang.


"Keduanya telah memberikan saran (pada Biden) dan kampanye kami sejak virus ini muncul kembali pada Maret," kata Bedingfield, seperti dikutip The Independent, Selasa (10/11).

Bedingfield mengatakan, sejak memenangkan suara elektoral, Biden telah memulai pekerjaannya dan akan memenuhi janji kampanyenya.

Murthy sendiri adalah keturunan dari orangtua imigran India di Inggris. Ia terpilih sebagai ahli bedah di bawah pemerintahan Barack Obama. Ia melanjutkan karirnya, tetapi pada April 2017, Trump memintanya untuk mengundurkan diri.

Sejak keluar, Murthy aktif mengkritik kebijakan Trump terkait penanganan pandemi Covid-19.

Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post pada 30 September, Murthy mengungkap kekhawatirannya dengan politisasi vaksin Covid-19 oleh Trump.

"Saya akan memberitahu mereka untuk membiarkan sains memandu jalan untuk otorisasi vaksin Covid-19. Saya akan memberitahu mereka untuk menyingkirkan politik dari masalah otorisasi dan pedoman," kata Murthy ketika diminta memberikan saran untuk pemerintahan Trump.

Selain itu, ia juga kerap memberikan dukungan bagi Dr Anthony Fauci yang sering berseberangan dengan Trump.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya