Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Situasi Pandemi Di Ukraina Memburuk, Presiden Zelensky Positif Covid-19

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 08:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru.

Kantor kepresidenan pada Senin (9/11) mengatakan kondisi Zelenskiy dalam keadaan sehat dan akan terus melanjutkan tugasnya secara jarah jauh.

"Kepala negara merasa sehat dan akan terus menjalankan tugasnya dari jarak jauh dalam isolasi diri," kata kantor Zelensky dalam sebuah pernyataan yang dikutip NTD.


Dalam pesan Telegramnya, Zelensky mengaku mengalami sedikit demam.

"Terlepas dari semua tindakan karantina, saya juga menerima hasil + (positif). Saya memiliki 37,5 (derajat Celcius), dan saya berharap semuanya 36,6 (derajat Celcius)!" ucap Zelenskiy.

Beberapa menit setelah pengumuman Zelensky, kepala kantor kepresidenan Andriy Yermak dalam akun Facebook-nya bahwa dia juga dinyatakan positif terkena virus.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Serhiy Marchenko juga telah didiagnosis dengan Covid-19 dan akan bekerja dari jarak jauh.

Positifnya Marchenko pun menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya pada Kamis (5/11), ia menggelar sesi parlemen bersama dengan Perdana Menteri Denys Shmygal dan menteri lainnya.

Kantor Shmygal mengatakan dia tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi tetapi akan menjalani tes pada Selasa (10/11).

Penghitungan harian infeksi virus corona di Ukraina melonjak pada akhir September dan tetap tinggi secara konsisten sepanjang Oktober dan awal November, mendorong pemerintah untuk memperpanjang langkah-langkah penguncian hingga akhir tahun ini.

Pekan lalu, Shmygal mengatakan jumlah kasus baru bisa melonjak menjadi 15 ribu per hari pada akhir November dan menjadi 20 ribu setiap hari pada akhir tahun.

Menteri kesehatan Ukraina pada pekan lalu mengatakan, situasi pandemi Covid-19 di sana mendekati bencana dan bahwa negara harus bersiap menghadapi yang terburuk.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya