Berita

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mengklaim kemenangan pemilu Myanmar 2020/Net

Dunia

Perhitungan Suara Belum Beres, Partai Besutan Aung San Suu Kyi Sudah Deklarasi Kemenangan

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proses perhitungan suara masih berlanjut namun Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) di Myanmar sudah mengklaim kemenangannya.

Partai yang digawangi oleh Aung San Suu Kyi itu pada Senin (9/11) menyatakan lebih memenangkan cukup kursi untuk menjadi mayoritas mutlak di parlemen dan mempertahankan kekuasaan.

"Saya sekarang dapat mengonfirmasi bahwa kami sekarang mendapatkan lebih dari 322 kursi," klaim jurubicara NLD, Monywa Aung Shin, seperti dikutip dari AP.


"Kami menargetkan total 377 kursi. Tapi sepertinya lebih dari," tambahnya.

Sejauh ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri belum merilis hasil pemilu yang digelar pada Minggu (8/11) itu secara resmi. KPU mengatakan, dipelukan waktu sekitar satu pekan untuk merilis hasilnya secara lengkap.

Walaupun pamor NLD sempat turun karena rusaknya hubungan dengan partai berbasis etnis minoritas, namun partai besutan Suu Kyi itu tetap masih diharapkan menang.

Dalam beberapa bulan terakhir, Suu Kyi aktif muncul di media pemerintah untuk menggaungkan visinya berjuang melawan virus corona.

Ada 642 kursi di parlemen yang diperebutkan oleh 90 partai saat ini. Di mana 37 orang berhak memberikan suara, termasuk 5 juta pemilih muda.

Pada pemilu 2015, NLD berhasil menang telak dan mengakhiri lima dekade pemerintahan junta militer.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya