Berita

Para pendukung Donald Trump menyerukan adanya penipuan pemilu/Net

Dunia

Di Jalanan Michigan, Pendukung Trump Bertengkar Dengan Demonstran Black Lives Matter

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah wilayah di Amerika Serikat (AS) diliputi oleh aksi unjuk rasa dan pawai kemenangan setelah Joe Biden dinyatakan menang dan Donald Trump kalah.

Di Michigan pada Minggu (8/11), para pendukung Trump berbondong-bondong berkumpul di tangga gedung DPR daerah di Lansing. Mereka menyerukan agar kecurangan pemilu dihentikan.

"Hentikan Kecurangan!" seru mereka, seperti dilaporkan Sputnik.


Beberapa saat kemudian, para demonstran gerakan Black Lives Matter (BLM) tiba ditempat kejadian dan menyela para pendukung Trump.

Perdebatan sengit pun terjadi. Seorang pendukung Trump merusak megafon aktivis BLM, yang membuat polisi bertindak. Akhinya pendukung Trump harus mengganti rugi.

Di kota Ann Arbor, aktivis BLM juga berpawai di jalan-jalan, mendirikan barikade, memblokir mobil polisi.

Menyusuri jalan-jalan, para demonstran menyerukan agar pengunjung restoran keluar dan mengikuti aksi protes.

Para pengunjuk rasa kemudian dikabarkan berbondong-bondong ke Capitol untuk mengakhiri demonstrasi.

Setelah pemilihan presiden AS, beberapa kota telah menyaksikan aksi unjuk rasa untuk menantang hasil pemilihan atau menyuarakan dukungan mereka untuk Biden.

Meskipun hasil resmi pemilihan belum tiba, banyak pemimpin dunia dan selebriti telah memberi selamat kepada Biden dan pasangannya, Kamala Harris, menyebut mereka sebagai "Presiden terpilih" dan "Wakil Presiden terpilih".

Presiden Donald Trump berulang kali mengklaim adanya penipuan pemilu, menuntut untuk menghentikan penghitungan "suara ilegal" dan menuduh Demokrat mencoba "mencuri pemilu".

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya