Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Menteri Ekonomi Taiwan: Seandainya Donald Trump Kalah, Kerjasama Aeronautika Taiwan-AS Akan Tetap Berlanjut

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei-hua mengatakan bahwa seandainya kandidat Partai Demokrat Joe Biden menang dalam pilpres AS 2020, itu tidak akan mengubah rencana pendirian pusat pemeliharaan dan perbaikan F-16 pertama di Asia Pasifik yang sudah disepakati antara kedua negara.

Pernyataan itu datang untuk menepis rumor yang mengatakan bahwa jika Donald Trump kalah, maka AS, di bawah pemerintahan baru akan berubah pikiran mengenai kesepakatan kerjasama antara Taiwan-AS.

"Pusat tersebut telah memenangkan dukungan penuh dari Amerika Serikat sementara kebijakan penjualan senjata ke Taiwan didasarkan pada konsensus bipartisan," kata Wang, seperti dikutip dari Taiwan News, Kamis (5/11).


"Kerjasama Taiwan-AS di sektor aeronautika tampaknya akan terus berlanjut sebagai bagian dari kemitraan strategis antara kedua negara," lanjutnya.

Fasilitas itu secara resmi dibuka pada Agustus di Taichung, tetapi Perusahaan Pengembangan Industri Dirgantara milik negara (AIDC) dan pabrikan F-16 Lockheed Martin masih dalam proses pembentukan tim untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan, menurut laporan Liberty Times.

Taiwan berharap pusat tersebut dapat menarik bisnis dari negara-negara Asia lainnya yang mengoperasikan jet F-16, karena memperbaikinya di Taiwan akan menghemat waktu dan uang, alih-alih mengirim F-16 mereka untuk diperbaiki di AS, yang akan jauh lebih mahal.  

Angkatan Udara Taiwan saat ini memiliki 142 jet tempur F-16 yang sedang dalam proses peningkatan, sementara itu mereka juga telah membeli 66 jet F-16V 'Viper' yang lebih canggih.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya