Berita

Kubu Joe Biden optimis akan menang pilpres tahun ini/Net

Dunia

Demokrat Semakin Punya Banyak Alasan Untuk Percaya Diri Joe Biden Akan Menang

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 22:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perhitungan suara di Amerika Serikat masih terus berlangsung. Banyak pihak menantikan hasil akhir yang resmi dari pemilu Amerika Serikat tahun ini untuk melihat bagaimana masa depan Amerika Serikat selanjutnya, setidaknya untuk kurun waktu empat tahun ke depan.

Dua calon presiden bersaing ketat, yakni sang petahanan Donald Trump dan pesaingnya, Joe Biden.

Tidak sedikit pihak yang saat ini semakin yakin bahwa Biden akan muncul sebagai pemenang dalam pilpres Amerika Serikat tahun ini.


"Jalan Joe Biden sebagian besar tidak berubah," kata kepala Priorities USA, yakni PAC super top yang mendukung Biden, Guy Cecil kepada CNN pada Rabu (4/11) waktu setempat.

"Mungkin perlu beberapa hari untuk menghitung suara dan kami mungkin perlu melawan kampanye Trump di pengadilan, tapi Joe Biden akan memenangkan pemilihan ini," tambahnya.

Pernyataannya itu bukan tanpa alasan, mengingat Biden unggul di sejumlah negara bagian yang menjadi medan pertempuran penting.

Di Wisconsin, misalnya, Biden membangun keunggulan tipis dari Trump di negara bagian itu dalam semalam. Dengan sekitar 97 persen suara sudah dihitung di wilayah itu, kemungkinan keunggulan tersebut akan bertahan.

Selain itu, Biden juga berhasil menyalib Trump di Michigan, setelah sempat tertinggal sepanjang malam. Perhitungan suara masih berlangsung namun sebagian besar suara yang belum dihitung adalah dari daerah basis kekuatan Demokrat di Michigan, seperti Wayne County, Macomb County dan Grand Rapids di Kent County.

Biden juga masih mempertahankan keunggulan atas di Arizona. Sementara di Georgia, meski Trump mempertahankan keunggulan di negara bagian itu, sebagian besar suara yang belum dihitung berasal dari wilayah metropolitan Atlanta yang lebih besar, terutama Fulton, DeKalb dan Cobb County, yang merupakan basis kubu Demokrat.

"Demokrat baru saja melewati malam yang panjang. Ketika banyak Demokrat pergi tidur tadi malam, mereka sangat, sangat tertekan," kata penasihat bagi empat presiden dan kontributor CNN, David Gergen.

"Tapi hari ini, pagi ini, dalam perubahan dramatis ini, Demokrat sekarang melihat sinar yang jauh lebih terang di luar sana," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya