Berita

Capres petahanan Donald Trump (kiri) mengklaim sepihak kemenangannya atas pesaingnya, Joe Biden (kanan)/Net

Dunia

Harga Minyak Naik Gara-gara Trump Asal Klaim Kemenangan Dalam Pilpres AS

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 19:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Harga minyak mengalami kenaikan hampir 3 persen pada Rabu (4/11), setelah Presiden Amerika Serikat yang juga merupakan calon presiden petahana Donald Trump mengklaim bahwa dia memenangkan pemilu presiden.

Dalam pidatonya Rabu (4/11) dini hari waktu setempat, Trump mengumumkan kemenangannya di sejumlah negara bagian yang menjadi medan pertempuran dalam pilpres Amerika Serikat tahun ini, seperti Florida, Texas, Georgia, North Carolina dan Pennsylvania.

Padahal, hasil akhir pemilu belum dirilis dan jutaan suara masih dalam proses perhitungan.


Klaim kemenangan sepihak yang dilontarkan oleh Trump dianggap sebagai bullish atau sentimen pasar untuk harga minyak. Hal itu terkait dengan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran serta dukungan negeri Paman Sam untuk pemotongan minyak OPEC yang dipimpin Arab Saudi untuk mendukung harga.

Kemenangan Trump dari pesaingnya, Joe Biden akan terlihat sebagai sebuah penurunan. Mengingat Biden memiliki kecenderungan akan kebijakan yang lebih "hijau" serta sikapnya yang lebih lembut terhadap Iran.

Data yang dipublikasikan Reuters menunjukkan, pasca klaim sepihak Trump itu, West Texas Intermediate naik 1,03 sen, atau 2,66%, menjadi 38,69 dolar AS per barel pada 0955 GMT.

Sedangkan minyak mentah Brent naik 1,09 sen, atau 2,67%, menjadi 40,80 dolar AS per barel pada waktu yang sama.

"Ini (potensi kemenangan Trump) adalah bullish untuk minyak karena OPEC+ dapat terus melakukan pemotongan tanpa khawatir bahwa pasokan minyak Iran akan kembali ke pasar dalam waktu dekat," kata analis dari SEB Group, Bjarne Schieldrop.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya