Berita

Kandidat dari Partai Demokrat Joe Biden/NDTV

Dunia

Janji Joe Biden Pada Hari Pemilihan: "No Red Or Blue States, Just USA!"

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 12:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Calon presiden dari Partai Demokrat AS Joe Biden pada hari Selasa berjanji bahwa jika dia terpilih dia tidak akan membedakan antara negara bagian Demokrat dan Republik.

"Saya berjanji, karena saya mencalonkan diri sebagai Demokrat yang bangga jika Anda memilih saya. Jika saya terpilih, tidak akan ada negara bagian merah atau biru. Hanya Amerika Serikat," kata Joe Biden di depan pendukungnya di Philadelphia, Selasa pagi (3/11) seperti dikutip dari NDTV, Rabu (4/11).

Biden meyakinkan pendukungnya bahwa negara akan mengatasi pandemi dengan membuat 'langkah cerdas'.


"Kami memiliki peluang yang sangat besar sebagai sebuah negara. Kami tidak hanya akan mengatasi virus ini dengan mengambil beberapa langkah cerdas, tetapi kami juga akan membangun kembali masyarakat terutama kelas menengah," kata Biden.

"Kami akan membuat lebih banyak orang memberikan suaranya dalam pemilihan ini daripada kapan pun dalam sejarah AS," serunya.

Biden menambahkan, bahwa; "Presiden (Donald Trump) telah mengalami banyak kemunduran. Ia berpikir, ia dapat memutuskan siapa yang berhak memilih. Tetapi coba tebak, rakyat akan memutuskan siapa yang akan menjadi presiden," katanya.

Dia meminta masyarakat Amerika untuk memilih 'harapan' daripada 'ketakutan' saat memilih.

"Kita harus ingat siapa kita. Ini Amerika Serikat. Siapa pun yang mengenal Donald Trump, kita harus memberi tahu dia siapa kita. Kita memilih harapan daripada ketakutan, kita memilih kebenaran daripada kebohongan, dan kita memilih sains, melebihi fiksi. "

"Kapan terakhir kali Anda mendengar, ketika seorang Presiden AS muncul dan seluruh PBB menertawakannya. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Atau ketika dia muncul di pertemuan NATO, orang-orang mengejeknya," tambahnya.

Calon Demokrat juga berjanji akan menerima kesalahan yang dia lakukan.

"Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan bertanggung jawab. Jika saya membuat kesalahan, saya akan mengakuinya." 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya