Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump Optimis Menangkan Lebih Dari 306 Suara Elektoral

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 06:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pagi menjelang pemilihan presiden yang paling ditunggu-tunggu di Amerika Serikat, Donald Trump kembali melancarkan serangan tajam terhadap saingan Demokratnya, Joe Biden. Trump mengecam lawannya dan mengklaim bahwa 'Biden khawatir' saat mengetahui lawannya itu pergi ke gereja sebelum menuju ke Philadelphia dan Scranton untuk kampanye terakhirnya.

Trump berada di Fox News untuk wawancara dengan acara jaringan pagi itu, Selasa (3/11) waktu setempat, yang secara teratur mewawancarainya selama tawaran pemilihan ulangnya. Dia hampir terlambat 45 menit untuk wawancara dan juga menyerang saluran tersebut karena liputannya tentang pemilihan.

Trump sendiri telah memberikan suaranya awal pekan lalu di Florida. Sama seperti halnya Ibu Negara Melania Trump yang memberikan suaranya di Palm Beach, Florida, yang terletak di dekat resor Mar-a-Lago milik Presiden Donald Trump.


Hampir 98 juta orang dilaporkan telah memberikan suara melalui surat suara masuk atau pemilihan awal secara langsung. Pemilihan presiden AS tahun ini akan menjadi yang pertama dalam sejarah di mana lebih banyak orang memberikan suara sebelum hari pemilihan.

Dengan lonjakan besar dalam pemilihan melalui surat, kemungkinan warga AS tidak akan tahu kandidat mana yang memenangkan banyak negara bagian, termasuk medan pertempuran utama, pada malam pemilihan.

Menurut jajak pendapat Nasional, Joe Biden telah menunjukkan keunggulan yang cukup besar melawan Donald Trump. Biden memimpin di beberapa negara bagian di medan pertempuran utama pada hari-hari menjelang Hari Pemilihan.

Di Pennsylvania, Biden terlihat memimpin dengan 50,2 persen suara, di Carolina Utara 48,5 persen, begitu juga di negara bagian seperti Michigan dan Wisconsin yang mencapai angka tinggi.

Namun, dalam wawancaranya dengan Fox News, Trump meramalkan bahwa dia akan mendapatkan lebih dari 306 suara elektoral, sama seperti yang dia menangkan pada 2016.

Dia mengklaim bahwa Biden mencoba menarik perhatian dan tidak bisa membuat orang-orang mendengarkannya ketika dia berbicara. Sebelumnya, pada Senin, Trump memutar klip Biden di rapat umum kampanyenya dalam upaya nyata untuk mengejek lawannya selama jam-jam terakhir musim kampanye.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya