Berita

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendi/RMOLJabar

Nusantara

Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan, Pemkot Bandung Turunkan Puluhan Mojang

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesadaran dan kepatuhan masyarakat Kota Bandung terhadap protokol kesehatan Covid-19 dinilai masih rendah. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung membuat program duta perubahan perilaku demi meningkatkan kesadaran masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, puluhan mojang diturunkan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan ke masyarakat. Diharapkan hal ini bisa efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes).

Seperti diterangkan Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendi, puluhan mojang ini nantinya disebar di pusat-pusat keramaian untuk mensosialisasikan program Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak (3M).


"Kita sudah ada 25 orang, para mojang (wanita) dari internal, mereka nanti kita tugaskan untuk sosialisasi prokes, 3M," kata Taspen di Bandung, Selasa (3/11), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Taspen menambahkan, ke depan mojang-mojang tersebut akan disebar ke setiap wilayah yang ada di Kota Bandung. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi dari para mojang tersebut, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan akan semakin meningkat.

"Nanti, kita sebar juga ke kecamatan-kecamatan, mudah-mudahan efektif," imbuhnya.

Taspen berharap, adanya mojang duta perubahan perilaku tersebut dapat mengakselerasi kesadaran protokol kesehatan. Sehingga, lanjut dia, informasi yang disampaikan oleh para mojang tidak putus dan dilakukan secara berantai.

"Diharapkan, setelah kita berikan sosialisasi, informasi tersebut tidak hanya untuk bersangkutan. Misalnya si A dapet, lanjutkan lagi ke B, ke keluarga, dan seterusnya," tutupnuya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya