Berita

Moda transportasi MRT Jakarta/Net

Politik

PKS: Tidak Bisa Saling Klaim, Penghargaan STA Buah Kerjasama Yang Berkesinambungan

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 14:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberhasilan membangun sistem transportasi kota yang berkesinambungan, DKI Jakarta dianugerahi Sustainable Transport Award (STA) 2021.

Soal penghargaan itu, anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli atau akrab disapa MTZ menyebut sistem transportasi di Jakarta seperti cerita bersambung sejak zaman Sutiyoso.

"Beliau menggagas TransJakarta kemudian memulai pembangunannya. Fauzi Bowo (Foke) meneruskannya. Di zaman Foke pula rute dan jalur-jalur ditambah," ungkap MTZ kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (1/11).


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu melanjutkan, zaman Gubernur Jokowi ditambah dengan perencanaan MRT dan LRT.

Perkembangannya pun semakin mulus ketika Jokowi naik jadi presiden digantikan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jadi gubernur.

"Karena presidennya adalah Jokowi, maka pembangunan MRT dan ditambah LRT saat Asian Games 2018 bisa berlangsung," sambungnya.

Menurut MTZ, Ahok dapat backup kuat dari RI-1 untuk membangun transportasi Jakarta. Kemudian setelah itu datanglah era Anies Baswedan.

Di masa ini pembangunan transportasi makin berkesinambungan. Di mana, zaman Anies dikenal JakLingko, sistem yang mencoba mengintegrasikan antara moda transportasi TransJakarta, MRT, LRT dan angkutan kota.

"Angkot yang tadinya dipandang sebelah mata jadi naik kelas di zaman Anies. Dan pembangunan masih terus berlanjut," bebernya.

Dia menegaskan, semua gubernur Jakarta sejak Sutiyoso mempunyai andil membangun sistem transportasi modern di Jakarta. Juga yang patut diingat, jangan serta melupakan kerjasama warga dan anggota dewan.

"Itulah makna 'sustainable development' atau pembangunan yang berkelanjutan. Untuk membangun kota apalagi negeri perlu keberlanjutan, kesinambungan dan kerjasama dari semua pihak. Tidak bisa nafsi-nafsi, sendiri-sendiri atau saling klaim," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya