Berita

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti internasional menemukan bahwa anjing adalah mitra hewan tertua manusia/Net

Dunia

Analisis DNA Membuktikan, Anjing Adalah Sahabat Tertua Manusia

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anjing merupakan salah satu hewan yang umum dipelihara oleh manusia. Namun rupanya, hubungan antara manusia dan anjing telah terjalin lebih dari puluhan ribu tahun silam.

Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah penelitian tim internasional terbaru yang dipublikasikan di jurnal Science, di mana para peneliti melakukan analisis pada DNA anjing purba dan anjing modern.

Para peneliti menganalisis seluruh genom atau DNA lengkap dalam inti sel biologis dari 27 kerangka anjing purba yang terkait dengan berbagai budaya arkeologi. Mereka membandingkannya satu sama lain dan dengan anjing modern.


Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa hewan tersebut adalah "sahabat" manusia tertua. Analisis tersebut mengungkapkan bahwa domestikasi anjing dapat ditelusuri kembali hingga 11 ribu tahun lalu, bahkan hingga akhir Zaman Es terakhir.

Salah seorang penulis penelitian yang juga merupakan ketua kelompok laboratorium Genomik Kuno di London's Crick Institute, Dr Pontus Skoglund mengatakan kepada BBC pekan ini bahwa penelitian ini menegaskan kembali bahwa anjing adalah hewan yang dijinakkan oleh manusia sebelum spesies lain yang diketahui.

"Anjing benar-benar unik karena menjadi makhluk yang sangat aneh, ini jika Anda memikirkannya, ketika semua orang masih menjadi pemburu, pengumpul, mereka menjinakkan apa yang sebenarnya adalah karnivora liar, serigala cukup menakutkan di banyak bagian dunia," jelasnya.

"Pertanyaan mengapa orang melakukan itu? Bagaimana itu bisa terjadi? Itulah yang akhirnya membuat kami tertarik," sambung Dr Skoglund.

Penelitian yang sudah ada sebelumnye menunjukkan bahwa anjing diperkirakan telah berevolusi dari serigala yang berkelana ke kamp manusia, kemungkinan mengendus-endus makanan. Saat mereka dijinakkan, mereka kemudian bisa melayani manusia sebagai teman berburu atau penjaga.

Hasil penelitian terbaru juga mengungkapkan hal serupa. Tim peneliti internasional menemukan, semua anjing berasal dari satu populasi serigala yang punah, atau mungkin beberapa yang sangat dekat hubungannya.

Dr Skoglund mengatakan, tidak jelas kapan atau di mana domestikasi awal terjadi karena sejarah yang sangat dinamis.

"Sejarah anjing telah begitu dinamis sehingga Anda tidak dapat benar-benar mengandalkannya untuk tetap berada di sana untuk membaca DNA mereka. Kami benar-benar tidak tahu, itulah hal yang menarik tentang itu," ujarnya

Penulis utama penelitian yang juga merupakan peneliti pasca-doktoral di Crick Anders Bergstrom menyebut, jika kita melihat ke belakang, lebih dari empat atau lima ribu tahun yang lalu, kita dapat melihat bahwa Eropa adalah tempat yang sangat beragam dalam hal anjing.

"Meskipun anjing Eropa kita lihat hari ini datang dalam susunan bentuk dan bentuk yang luar biasa, secara genetik mereka berasal hanya dari subset yang sangat sempit dari keanekaragaman yang dulu ada," ujarnya.

Sementara itu, rekan penulis dari Universitas Oxford, Greger Larson mengatakan bahwa anjing adalah mitra hewan tertua dan terdekat manusia.

"Menggunakan DNA dari anjing purba menunjukkan kepada kita seberapa jauh sejarah bersama kita berjalan dan pada akhirnya akan membantu kita memahami kapan dan di mana hubungan yang dalam ini dimulai," jelasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya