Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

140 Migran Yang Menuju Eropa Tewas Tenggelam Di Lepas Pantai Senegal

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekelompok migran kembali menjadi korban keganasan rute Atlantik yang berbahaya saat akan menyeberang ke wilayah Eropa.

Dilaporkan Kantor Organisasi Migran Internasional (IOM) pada Kamis (29/10), setidaknya ada lebih dari 140 orang tewas pekan lalu ketika sebuah kapal yang membawa sekitar 200 migran tenggelam di lepas pantai Senegal. Kecelakaan kapal ini disebut menjadi yang paling mematikan yang tercatat pada tahun 2020 sejauh ini.

Pihak berwenang Senegal sebelumnya telah memberikan korban sedikitnya 10 orang tewas sementara 60 orang telah diselamatkan.


"Masyarakat setempat telah memberitahu kami bahwa ada sekitar 200 orang di dalam kapal itu, yang berarti sedikitnya 140 orang tewas," kata seorang juru bicara IOM di Dakar, Aissatou Sy, seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/10).

IOM mengatakan pihaknya sangat bersedih dengan tragedi yang terjadi setelah empat kapal tenggelam di Mediterania tengah pekan lalu, dan satu lagi di Channel.

"Kami menyerukan persatuan antara pemerintah, mitra, dan komunitas internasional untuk membongkar jaringan perdagangan dan penyelundupan yang memanfaatkan pemuda yang putus asa," kata Bakary Doumbia, kepala IOM di Senegal, dalam pernyataan itu.

Pada hari Senin (26/10), pemerintah Senegal membunyikan alarm tentang 'kebangkitan' migran yang mencoba mencapai Eropa melalui rute berbahaya di Atlantik timur - penyeberangan ke Kepulauan Canary Spanyol.

Kepulauan ini terletak lebih dari 100 kilometer (60 mil) dari pantai Afrika pada titik terdekatnya. Para migran biasanya diangkut dengan perahu kayu tradisional yang biasanya padat dan tidak dirawat dengan baik.

"Dalam kasus terbaru, kapal tersebut meninggalkan Mbour, sebuah kota pesisir di Senegal barat, pada hari Sabtu sebelum kebakaran terjadi di atas kapal beberapa jam kemudian," kata IOM.

Itu terbalik di dekat kota pantai Saint-Louis, di pantai barat laut negara itu, kata badan itu. Pemerintah Senegal pada hari Senin mengatakan kebakaran telah diawali dari terbakarnya drum bahan bakar.

Rute Atlantik semakin sering digunakan karena pihak berwenang telah membatasi rute migrasi utama lainnya di Afrika Barat, yang naik melalui jalan darat melalui Sahara di Niger dan Libya ke pantai Mediterania.

IOM mengungkapkan, setidaknya 414 orang telah meninggal di rute Atlantik pada tahun 2020, yang mencatat 210 kematian di sana sepanjang tahun 2019.

Sekitar 11.000 migran telah tiba di Kepulauan Canary tahun ini, meningkat tajam dibandingkan dengan 2.557 pada periode yang sama pada 2019. Meskipun demikian, jumlah tersebut masih jauh di bawah puncak tahun 2006 ketika ada lebih dari 32.000 kedatangan, kata IOM.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya