Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani/Net

Dunia

Presiden Iran Hassan Rouhani: Barat Berhutang Kepada Nabi, Karena Dia Adalah Guru Kemanusiaan

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Iran Hassan Rouhani mengeluarkan pernyataan terkait penerbitan ulang kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad di Prancis. Dalam pernyataannya Rouhani memperingatkan bahwa menghina Nabi Muhammad dapat mendorong terjadinya kekerasan dan pertumpahan darah.

"Menghina nabi bukanlah pencapaian. Itu tidak bermoral. Ini mendorong kekerasan," kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan televisi selama pertemuan kabinet mingguan, seperti dikutip dari AFP, Rabu (28/10).

"Ini mengejutkan bahwa ini datang dari mereka yang mengklaim budaya dan demokrasi, bahwa mereka entah bagaimana, bahkan jika tidak sengaja, mendorong kekerasan dan pertumpahan darah," tambahnya.


Presiden Prancis Emmanuel Macron sangat membela nilai-nilai sekuler dan hak untuk mengkritisi agama menyusul pembunuhan seorang guru sekolah Prancis yang telah menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelasnya.

Komentar Macron memicu protes dan seruan untuk memboikot barang-barang Prancis di beberapa negara mayoritas Muslim.

"Barat harus memahami bahwa menghina Nabi adalah menghina semua Muslim, semua nabi, semua nilai kemanusiaan, dan menginjak-injak etika," kata Rouhani.

Dia menambahkan bahwa 'setiap orang Eropa berhutang kepada Nabi, karena dia adalah guru kemanusiaan'.

Rouhani juga meminta Barat untuk berhenti mencampuri urusan internal Muslim, jika benar-benar berusaha untuk mencapai perdamaian, kesetaraan, ketenangan dan keamanan dalam masyarakat saat ini.

Iran pada Selasa memanggil utusan senior Prancis, kuasa hukum, untuk memprotes 'perilaku tidak dapat diterima dari otoritas Prancis', setelah paduan suara kritik ditujukan pada Macron oleh pejabat tinggi Iran dalam beberapa hari terakhir.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya