Berita

Naila Novaranti saat beraksi/Net

Nusantara

Naila Novaranti Raih Rekor MURI Usai Terjun Payung Di Tujuh Benua

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelatih terjun payung Indonesia, Naila Novaranti menerima piagam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas prestasinya menaklukkan tujuh benua.

Dalam piagam MURI tersebut, Naila Novaranti ditulis sebagai penerjun perempuan tercepat dan pertama di dunia yang menaklukkan tujuh benua.

MURI menilai penerjunan Naila sebagai sesuatu yang unik. Dalam penerjunan nya Naila juga selalu mengibarkan bendera merah putih. 


"Ia seorang perempuan penerjun yang sudah melanglang buana di seluruh benua ini dan dalam catatan kami beliau ternyata perempuan penerjun dengan rentang waktu tercepat, kami menilai ini inspirasi untuk para perempuan," ujar Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri seperti yang dikutip redaksi, Minggu (25/10). 

Naila Novaranti berhasil menaklukkan tujuh benua dengan terjun payung dalam kurun waktu satu setengah tahun. Antartika menjadi benua terakhir yang ditaklukkan Naila Novaranti. 

"Pastinya saya bangga dan ini merupakan sebuah kehormatan bisa mendapatkan MURI juga karena dukungan teman-teman," ungkap Naila. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Naila Novaranti, MURI akan menggelar bincang-bincang dengan Naila melalui LIVE di IG @muri_org pada pukul 14.00.

Sebelum mendapat penghargaan, pada 16 November 2018 yang lalu, Naila juga pernah menaklukan ketinggian Gunung Everst, di Nepal.

Naila Novaranti sebenarnya sudah beberapa kali menerima penghargaan atas pencapain kiprahnya aksi terjun payung di 7 benua ini dengan waktu tercepat.  

Naila meraih penghargaan 'Ikon Pancasila', dan meraih predikat "Women of The Year 2019" versi Her WorlD Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya