Berita

Banjir/Net

Nusantara

Air Kiriman Dari Bogor Akibatkan 72 RT Di Jakarta Tergenang

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 10:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 72 RT di Jakarta tergenang banjir akibat kiriman air dari Bendungan Katulampa, Bogor yang terjadi semalam.

Informasi tersebut diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Minggu (25/10).
Meski demikian, diketahui tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.

"Banjir kiriman akibat Bendungan Katulampa naik. RT tergenang, 72 RT. Pos pengungsian tidak ada, pengungsi tidak ada," ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Insaf melalui keterangan tertulisnya.

"Banjir kiriman akibat Bendungan Katulampa naik. RT tergenang, 72 RT. Pos pengungsian tidak ada, pengungsi tidak ada," ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Insaf melalui keterangan tertulisnya.

Adapun rincian sebaran RT tersebut antara lain, di Jakarta Selatan terdapat 16 RT yang tergenang terdiri dari Kelurahan Pejaten Timur Ketinggian 10 - 30 cm sebanyak 1 RT dan 3 RT dengan ketinggian 71 - 150 cm.

Kelurahan Rawajati sebanyak 2 RT mengalami genangan dengan ketinggian 10 - 30 cm dan 3 RT berketinggian 31 - 70 cm. Selanjutnya  Kelurahan Pengadegan sebanyak 1 RT dengan ketinggian 10 - 30 cm.

Kelurahan Kebon Baru 1 RT dengan ketinggian 10 - 30 cm.  Lalu kelurahan Manggarai ada 1 RT berkisar 10 - 30 cm dan 3 RT dengan ketinggian 31 - 70 cm. Ada pula di Kelurahan Bintaro sebanyak  1 RT berketinggian 10 - 30 cm.

Sementara itu di Jakarta Timur terdapat 56 RT terdiri dari Kelurahan Balekambang sebanyak 8 RT
dengan Ketinggian 31 - 70 cm.

Kelurahan Cawang sebanyak 3 RT berketinggian 10 - 30 cm, 8 RT berketinggian 31 - 70 cm dan 10 RT berketinggian 71 - 150 cm.

Serta Kelurahan Bidara Cina sebanyak 10 RT dengan ketinggian Ketinggian 31 - 70 cm, juga Kelurahan Kampung Melayu

Ketinggian sebanyak 14 RT berketinggian 31 - 70 cm dan 3 RT berkisar 71 - 150 cm.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya