Berita

Doni Monardo/Net

Nusantara

Doni Monardo Diberikan Gelar Doktor Honoris Causa Oleh IPB, Apa Terobosan Yang Dia Lakukan?

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo, menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, pemberian gelar kehormatan kepada Doni Monardo diputuskan di dalam rapat Pleno Senat Akademik (SA) IPB University, Selasa (20/10).

Sesuai Peraturan Senat Akademik IPB Nomor 05/2015 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) di Lingkungan IPB, Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan tersebut.


Karena menurut IPB, karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang IPTEKS, serta pengabdian dan jasanya bagi kemajuan pendidikan, pembangunan dalam arti luas juga kemanusiaan.

Berdasarkan catatan IPB, perjalanan karier dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu berkontribusi nyata dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

Kontribusi Doni Monardo tercatat mulai saat bertugas di Aceh, saat menjadi Danrem 061/Surya Kencana Bogor, sebagai Danjen Kopasus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas dan kini Kepala BNPB.

"Diperoleh fakta yang kuat bahwa Letjen TNI Doni Monardo senantiasa berperan yang sangat nyata dalam meningkatkan dan mengembalikan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sumberdaya alam di Indonesia," ujar Rektor IPB, Prof. Arif Satria dalam siaran pers yang diterima Rabu (21/10).

Arif mengungkapkan, terdapat lima rangkaian kegiatan aksi luar biasa yang telah dilakukan Doni Monardo. Diantaranya, membangkitkan kepedulian lingkungan dan memberikan pelatihan keterampilan (environmental awareness and training); memobilisasi sumber daya (resource mobilization) dan membangun jaring kerja kolaborasi (pentahelix).

Selain itu, Doni Monardo juga berhasil memulihkan dan merehabilitasi keanekaragaman hayati spesies dan ekosistem, membangun kolaborasi penegakan hukum, dan terakhir melakukan advokasi kebijakan.

"Lima kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, terutama karena adanya kepemimpinan lingkungan (environmental leadership) yang kuat dan menonjol pada Letjen TNI Doni Monardo," ungkap Arif.

"Pengabdian dan jasa beliau yang luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, pendidikan, pembangunan pertanian dalam arti luas serta kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya