Berita

Tangkapan layar saat Tri Rismaharini diduga kampanye dukungan untuk Eri Cahyadi/Net

Nusantara

Diduga Tidak Netral, Beredar Video Walikota Surabaya Tri Rismaharini Kampanye Dukung Ery Cahyadi

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 00:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walikota Surabaya Tri Rismaharini diduga secara terang-terangan menunjukkan ketidaknetralan lantaran melakukan kampanye mendukung pasangan Eri Cahyadi-Armuji dalam pilkada Surabaya 2020.

Hal itu terungkap dalam sebuah video berdurasi 1:37 detik dalam acara roadshow daring bertema "Surabaya Berenerji". Dalam kegiatan tersebut, Risma meminta kepada peserta acara yang merupakan para ibu-ibu pelaku UMKM untuk mendukung pasangan Eri Cahyadi-Armuji.

"Saya nitip kepada ibu-ibu supaya program ini berlanjut. Saya mempunyai data yang membuktikan bahwa kehidupan warga Surabaya lebih baik. Oleh karena itu supaya program ini berlanjut, saya nitip anak saya Eri Cahyadi bisa melanjutkan saya," kata Risma dalam video tersebut, Selasa, (20/10).


Dalam video tersebut, Risma menyindir, bahwa ada yang menjanjikan uang banyak. Namun demikian, kata dia, uang tersebut tidak diketahui akan bertahan sampai kapan.

"Padahal pemilihan walikota itu untuk lima tahun. Kalau kita salah pilih maka kita akan menyesal selama lima tahun. Oleh karena itu insyAllah saya nitip ini yang terbaik yang saya pilih. Saya tidak mungkin apa yang saya kerjakan selama 10 tahun hancur lebur. Saya tidak ingin, oleh karena itu saya nitip," tegas Risma dalam video tersebut.

Para peserta yang mayoritas merupakan para ibu-ibu dalam video tersebut, dengan sigap menjawab apa yang disampaikan oleh politikus PDIP tersebut.

"Siap ibu. Siap ibu," sahut para peserta dalam video tersebut.

Apa yang dilakukan oleh Risma, sedianya juga dilakukan Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB).

Asafri kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran aturan pilkada setelah mengajak masyarakat agar memilih salah satu calon wakil gubernur Jambi di ajang pilkada akhir tahun nanti.

Dia ditetapkan tersangka setelah sebuah video beredar dia membagikan program bantuan Keluarga Harapan (PKH) oleh Bawaslu Jambi. 

Dalam sebuah video, AJB berbaju dinas yang didampingi dua pegawainya kiri dan kanan dan dalam pidatonya tampak menunjuk spanduk calon wakil gubernur bernama Safril dan mengajak masyarakat memilihnya.

Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin, membenarkan kabar Walikota Sungai Penuh ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti mengajak masyarakat memilih calon kandidat Wakil Gubernur Jambi.

"Ya benar Walikota Sungai penuh ditetapkan tersangka," tegasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya