Berita

Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar/Net

Nusantara

Informasi Bupati Tangerang, 8 Buruh Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Positif Covid-19

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 12:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyebutkan ada delapan (8) orang buruh yang ikut aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) pada 8 Oktober 2020 lalu, terkonfirmasi positif Covid-19.

Delapan orang buruh itu berasal dari dua pabrik di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar saat menjadi narasumber dalam acara webinar series Partai Golkar bertajuk "Perjalanan Penanganan Covid-19" Selasa (20/10).


"Jadi memang, buruh yang mengikuti demonstarsi tanggal 6,7,8 (Oktober) ditemukan 8 orang positif. 8 orang tersebut berpotensi menularkan kepada rekan-rekannya yang lain yang ikut demo," ujar Ahmad Zaki.

Zaki menambahkan, Pemkab Tangerang hingga saat ini masih melakukan rapid dan tracing terhadap klaster demonstrasi kemarin.

"Nah, ini yang sedang kami lakukan rapid dan tracing terhadap 8 orang tersebut kemana saja mereka pada tanggal 6,7,8 tersebut dan kemudian juga keluarga-keluarga mereka," kata Ahmad Zaki. 

Zaki menyebutkan, alasan pihaknya mengklaim bahwa delapan orang buruh positif Covid-19 dari klaster demonstrasi tolak UU Ciptaker karena delapan orang buruh tersebut kemungkinan sudah masuk OTG (Orang Tanpa Gejala) Covid-19 dan mengikuti demonstrasi.

"Nah ini tadi kalau ada pertanyaan, kok bisa tahu? ternyata memang kemungkinan ada yang sudah OTG ataupun positif yang tidak diketahui tapi ikut demo. Nah ini yang menjadi tingkat kerawanan yang sangat tinggi," tuturnya.

"Ini baru dua pabrik. Dan ada beberapa pabrik lain yang melakukan swab test, artinya baru keluar 1-2 hari. Kemungkinan akan ada penambahan (kasus) lagi gitu," imbuh Ahmad Zaki.

Selain Zaki, narasumber lain dalam webinar series tersebut yakni Satgas Penanganan Covid-19 Letjend Doni Monardo, Bupati Uwu Utara Indah Putri Indriani, Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piether dan DPD Golkar se-Indonesia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya