Berita

Eri Cahyadi dan Armuji/Net

Politik

Bersama Komunitas Relawan, PDIP Gelorakan Gerakan Coblos Eri-Armuji Di Pilkada Surabaya

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gerakan pemenangan calon walikota dan wakil walikota Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji terus digelorakan.

Dimotori PDI Perjuangan (PDIP), gerakan pemenangan ini disambut antusias oleh relawan dan komunitas di kampung-kampung di penjuru Kota Pahlawan.

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, pihaknya kini tengah fokus mengkampanyekan gerakan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020 untuk mencoblos nomor 1.


Gerakan ini dicetuskan sebagai upaya memastikan setiap dukungan warga Surabaya bisa berujung pada suara untuk Eri-Armuji.

“Gerakan datang ke TPS pada 9 Desember 2020 dan mencoblos nomor urut 1 Eri-Armuji, penerus Bu Risma, harus terus dikampanyekan. Setiap dalam pertemuan-pertemuan warga oleh kader-kader PDI Perjuangan bersama seluruh relawan harus mengkampanyekan gerakan ini,” kata Adi kepada wartawan, Kamis (15/10).

Kampanye mencoblos nomor urut 1 Eri-Armuji, kata Adi, juga tidak hanya dilakukan saat ada pertemuan tatap muka warga. Tapi juga dilakukan dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah dengan membagikan stiker dan brosur.

Brosur ini berisikan kinerja nyata Eri Cahyadi sebagai ASN Pemkot Surabaya yang sangat berpretasi dan Armuji sebagai politisi senior PDI Perjuangan.

“Dengan membagikan brosur ini warga jadi paham rekam jejak Eri dan Cak Armuji. Mereka tidak seperti membeli kucing dalam karung. Sudah banyak prestasi yang dilakukan Eri Cahyadi untuk Surabaya,” ujarnya.
 
Gerakan coblos nomor 1, lanjutnya, juga dilakukan dengan memasang alat-alat peraga kampanye. Seperti baliho, baner dan spanduk.

“Intinya berbagai macam kampanye kami manfaatkan dengan maksimal. Kami ingin kampanyekan Eri-Armuji dengan cara yang elegan dan santun,” demikian Adi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya