Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno Dorong KKP Kembangkan Potensi Usaha Sektor Kelautan Dan Perikanan Kota Bima

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Silaturahmi adalah kunci utama dalam meningkatkan relasi dan investasi di semua bidang usaha.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno dalam acara diskusi virtual yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, Rabu (14/10).

Pernyataan itu menjawab pertanyaan salah satu peserta diskusi mempertanyakan cara membangun relasi di sektor Perikanan dan Kelautan.


“Relasi dimulai dengan kita meningkatkan bersilaturahmi. Dibalik setiap silaturahim selalu kita temui rezeki-rezeki yang melimpah itu sudah menjadi satu keyakinan saya, yang juga diajarkan oleh guru-guru kita. Jadi yakinlah bersilaturahmi, bangunlah relasi,” kata Sandiaga Uno.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini pun mendorong agar kader-kader HMI bergabung dengan KAHMIPreneur dan program Oke Oce yang digagasnya.

Selain mendapatkan relasi, dengan bergabung di platform ini akan diberikan pendampingan dalam berwirausaha.

“Karena dinda ada dalam lingkungan kelautan dan perikanan, apalagi di NTB di Bima, saya menganjurkan untuk masuk ke komunitas KAHMIpreneur. KAHMIpreneur ini adalah jajaran pengusaha-pengusaha sukses dan kebetulan saya bersama OKE OCE. KAHMIpreneur ini untuk meningkatkan relasi silaturahim. Dan sekrang sudah lebih dari 400 ribu pengusaha yang tergabung dalam satu jejaring yang besar ini,” jelasnya.

Pendiri Rumah Siap Kerja ini menyebutkan, sektor kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat sangat besar potensinya bila dikembangkan dengan baik.

“Dan saya yakin kita punya sektor perikanan yang sangat-sangat besar potensinya. Apalagi tadi lobster, ini sekarang saya mendapatkan informasi bahwa permintaannya meningkat padahal pandemi,” imbuhnya.

Sandiaga berjanji akan menyambungkan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan agar ada program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bisa mendorong peningkatan peluang usaha.

“Karena yang di Bimanya harganya agak rendah, tapi kalau sudah sampai di restoran di Surabaya, Jakarta atau Bali, harganya meningkat beberapa kali lipat. Dan ini merupakan peningkatan nilai tambah yang kita usahakan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya