Berita

Ismed Hasan Putro usai melakukan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak/Net

Nusantara

IPHI Akan Gelar Muktamar Mei 2021 Di Surabaya Dengan Protokol Kesehatan Ketat

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 20:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setelah sempat tertunda akibat serangan dan kepungan Virus Covid-19, Muktamar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) akan dilaksanakan pada bulan Mei 2021.

Demikian disampaikan Ismed Hasan Putro usai melakukan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak di rumah dinas wagub Jawa Timur di daerah Margorejo Indah, Surabaya, Minggu (11/10).

Ismed Hasan Putro menambahkan bahwa Emil Dardak sebagai Ketua Pengurus Wilayah IPHI Provinsi Jawa Timur sepakat, pelaksanaan Muktamar IPHI yang semula akan dilaksanakan di Jatim Expo dan Asrama Haji Sukolilo itu, akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.


"Semula, ketika Pengurus IPHI Pusat dan Pengurus Wilayah IPHI Silaturahmi di Gedung Grahadi Kantor Gubernur Jawa Timur pada 2019 lalu Ibu Khofifah Indar Parawansa menghendaki Muktamar dihadiri ribuan alumni haji," kata Ismed dalam keterangannya, Senin (12/10).

"Namun karena saat ini masih dalam kepungan virus Covid-19, Ketua Umum IPHI Pusat bersama Ketua PW IPHI Jawa Timur sebagai ketua panitia pelaksanaan muktamar di daerah, sepakat muktamar Mei mendatang tidak akan mengundang alumni haji, baik saat pembukaan maupun penutupan," imbuhnya.

Muktamar IPHI pada Mei 2021 hanya akan melibatkan peserta yang memang menjadi utusan dari 32 provinsi dan 500 orang pengurus IPHI yang memang memiliki hak suara mewakili IPHI dari tingkat wilayah provinsi maupun kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Muktamar IPHI pada 2021 di Surabaya ini akan memiliki keistimewaan tersendiri karena dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya