Berita

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin melakukan karantina mandiri setelah salah seorang menterinya positif Covid-19/Net

Dunia

Satu Menteri Positif Covid-19, PM Malaysia Bergegas Karantina Mandiri

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 18:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi umat manusia saat ini. Karena itulah, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin agaknya tidak memandang sebelah mata hal tersebut.

Muhyiddin bergegas untuk melakukan karantina mandiri setelah salah seorang menterinya positif terinveksi virus corona.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor Perdana Menteri Malaysia (Senin, 5/10), Muhyiddin menjelaskan bahwa dia memiliki rekam jejak kontak yang cukup dekat dengan Menteri Urusan Keagamaan, Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri yang dinyatakan positif terinveksi Covid-19 awal pekan ini.


Muhyiddin mengetuai Rapat Khusus Dewan Keamanan Nasional (MKN) yang juga dihadiri oleh Zulkifli pada Sabtu (3/10).

"Kementerian Kesehatan Malaysia telah melakukan tes skrining deteksi Covid-19 pada semua anggota dan sekretariat pertemuan," jelas Muhyiddin dalam pernyataan tersebut.

Selain itu, sambungnya, mereka yang melakukan kontak dengan Zulkifli juga diberikan gelang pemantau dan disarankan untuk melakukan karantina mandiri. Muhyiddin termasuk salah satu di antaranya.

"Anggota rapat yang bukan kontak dekat disarankan menjalani karantina mandiri selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober 2020 hingga 16 Oktober 2020 dan status pemantauan kesehatan diri di rumah setiap hari menggunakan Home Assessment Tool (HAT) yang ada di aplikasi MySejahtera," sambungnya, merujuk pada aplikasi digital yang digunakan untuk melakukan pelacakan kontak selama pandemik Covid-19 di negeri jiran.

Oleh karena itu, dia menjalankan saran itu dan melakukan karantina mandiri sejak akhir pekan kemarin selama dua pekan ke depan di kediamannya.

Meski begitu, Muhyiddin memastikan bahwa meski karantina mandiri, dia masih dapat menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri dengan baik.

"Namun hal ini tidak akan mengganggu urusan Pemerintah. Saya akan terus bekerja dari rumah dan menggunakan konferensi video untuk rapat yang perlu saya pimpin," tegas Muhyiddin.
 
"Sebagai tindakan pencegahan, saya juga melakukan tes skrining deteksi Covid-19 (tes swab) setiap dua minggu sejak April 2020 dan semua tes deteksi ini sudah dikonfirmasi negatif. Artinya, saya sudah melakukan tiga kali tes Covid-19 dalam tiga minggu terakhir yaitu pada tanggal 22, 26 dan 29 September 2020 dan hasilnya negatif," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya