Berita

Pakar hubungan internasional Dinna Prapto Raharja, Ph.D dalam RMOL Wolrd View/RMOL

Dunia

Trump Positif Covid-19, Ini Yang Bisa Dilakukan Biden Untuk Mengambil Kesempatan Dalam Kesempitan

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 17:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyita publik jelang akhir pekan kemarin, setelah dia mengumumkan bahwa dia positif terinveksi Covid-19.

Hal ini bisa menjadi semacam ancaman ataupun peluang bagi Joe Biden yang merupakan rival Trump dalam pemilu presiden Amerika Serikat November mendatang.

Di satu sisi lain, kondisi semacam itu bisa jadi menggerus dukungan publik bagi Biden, apalagi jika Trump sembuh dan "memainkan" retorikanya terkait isu Covid-19.


Namun, di sisi lain, Biden bisa "memanfaatkan" momen Trump positif Covid-19 untuk menarik perhatian atau pemilih, terutama swing voters untuk memilihnya.

Menurut pakar hubungan internasional Dinna Prapto Raharja, Ph.D dalam RMOL Wolrd View bertajuk "Setelah Trump Disengat Corona" yang digelar pada Senin sore (5/10), Biden bisa memanfaatkan situasi saat ini untuk menggaet dukungan lebih dari pemilih.

"Pengalaman lalu, kubu Demokrat cenderung asik di daerah perkotaan. Tapi jika dilihat swing voters di Amerika Serikat bergeser lebih kepada voters di rural area," jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Dinna, jika Biden mau mengambil kesempatan dalam kesempitan, dia bisa melakukan kerja lebih dengan cara turun langsung ke lapangan dan menyapa warga di wilayah pinggiran.

"Biden perlu tambahan kerja-kerja khusus untuk menarik dukungan lebih terutama kepada voters di wilayah yang paling rural. Mereka perlu disapa. Dia punya peluang lebih jika dia turun ke lapangan," papar Dinna.

"Ada istilahnya, untuk ketuk pintu di setiap rumah untuk mengingatkan mereka (voters) untuk memilih," sambungnya.

Oleh karena itu, sambung Dinna, jika Biden dan tim kampanyenya di Demokrat melakukan manuver semacam itu, maka bukan tidak mungkin dia bisa menarik perhatian pemilih.

"Pasalnya mereka yang tinggal di rural area banyak yang tidak memiliki akses kepada tv atau internet sehingga perlu disapa langsung," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya