Berita

Ketua parlemen Lebanon Nabih Berri memberikan konferensi pers di Beirut pada 1 Oktober 2020/Reuters

Dunia

Lebanon Dan Israel Duduk Satu Meja, Cari Jalan Tengah Akhiri Sengketa Perbatasan

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 23:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebanon dan Israel akhirnya menyetujui kerangka kerja untuk pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri perselisihan berkepanjangan di sepanjang perbatasan antara kedua negara tersebut.

Kedua negara diketahui saat ini masih dalam keadaan perang formal dan memperebutkan perbatasan darat dan laut mereka selama beberapa dekade. Salah satunya adalah perbatasan laut di tepi tiga blok energi lepas pantai Lebanon.

Namun kini, dengan dimediasi oleh Amerika Serikat, kedua negara sepakat untuk mencari solusi damai atas sengketa tersebut.


"Ini adalah kesepakatan kerangka kerja, bukan yang terakhir," kata Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Kamis (1/10), seperti dikabarkan Reuters.

Pengumuman itu muncul saat Lebanon menghadapi krisis terburuknya sejak perang saudara 1975-1990. Keruntuhan keuangan negara itu diperparah oleh ledakan pelabuhan besar-besaran yang menghancurkan sebagian besar kota Beirut pada bulan Agustus lalu yang menewaskan hampir 200 orang.

Sementara itu, Menteri Energi Israel Yuval Steinitz mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak akan mengadakan pembicaraan yang ditengahi Amerika Serikat di perbatasan maritim yang merupakan poin pertikaian utama.

Dia mengatakan negosiasi diharapkan dimulai setelah 9 Oktober.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah Israel dan Lebanon untuk memulai diskusi tentang perbatasan laut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya