Berita

Kepala Institut Gamaleya yang memproduksi vaksin Sputnik V, yakni Alexander Gintsburg/Reuters

Dunia

Soal Sputnik-V, Ilmuwan Top Rusia: Tidak Ada Jalan Pintas Untuk Vaksin Covid-19

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia bersiap untuk membagikan hasil awal uji coba vaksin Covid-19 yang diberi nama Sputnik-V itu, berdasarkan enam minggu pertama peserta pemantauan yang dilakukan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Institut Gamaleya yang memproduksi vaksin Sputnik V, yakni Alexander Gintsburg, pada Selasa (29/9). Dia mengatakan kepada media bahwa kecepatan perkembangan vaksin sangat diperlukan di tengah kondisi "masa perang" pandemik Covid-19 saat ini.
 
"Orang-orang sekarat seperti saat perang," kata Gintsburg.


Meski begitu tidak ada jalan pintas untuk menghasilkan vaksin. Semuanya harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan yang ada hanyalah percepatan.

"Tapi kecepatan yang dilacak dengan cepat ini tidak sama, seperti yang disarankan beberapa media, dengan pemotongan sudut. Tidak mungkin," jelasnya kepada Reuters dari kantornya di Moskow.

Gintsburg memaparkan bahwa timnya telah menetapkan tenggat waktu yang ketat untuk memproduksi vaksin, tetapi semua pedoman untuk menguji keamanan dan kemanjuran Sputnik V telah diikuti.

Rencana untuk mempublikasikan hasil sementara berdasarkan 42 hari pertama pemantauan relawan menunjukkan bahwa Rusia memiliki peluang besar untuk menjadi yang pertama yang menghadirkan vaksin Covid-19 setelah melalui serangkaian ujicoba yang diperlukan.

Gelombang pertama dari 5.000 sukarelawan telah diberikan vaksin Covid-19 Sputnik-V pada 9 September lalu. Hal itu berarti, hasil sementara dapat dikeluarkan beberapa saat setelah 21 Oktober.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya