Berita

Donald Trump dan Joe Biden beradu argumen dalam debat perdana capres AS/Net

Dunia

Biden: 'America First' Ala Trump Terbukti, Sekarang AS Jadi Yang Pertama Dalam Jumlah Kematian Covid-19

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 11:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden agaknya memanfaatkan masalah pandemik Covid-19 untuk "menyerang" rivalnya, Donald Trump.

Dalam pemaparannya di panggung debat calon presiden Amerika Serikat yang dilaksanakan di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Selasa malam waktu setempat (29/9), Biden sempat menyindir slogan kampanye "America First" yang digaungkan Trump sejak pemilu 2016 lalu.

"Mari kita berdiri sejenak untuk mengheningkan cipta untuk lebih dari 200 ribu orang Amerika yang telah meninggal karena virus corona," kata Biden.


Dia menilai bahwa saat ini, Amerika Serikat berada pada titik kritis dan bahaya maksimum.

"Empat tahun lalu, Donald Trump berjanji untuk menempatkan 'America first', dan dia melakukannya. Amerika Serikat sekarang menjadi yang pertama di dunia dalam jumlah kasus virus corona, pertama dalam jumlah kematian pandemi, pertama dalam total hektar hutan yang terbakar oleh kebakaran hutan, dan pertama dalam frekuensi dan keganasan angin topan dalam satu musim, dan pertama dalam pecahnya kekerasan rasial dan kematian yang salah," sambungnya.
Biden juga menyindir Trump soal frekuensi kebohongan publik yang sering dia lontarkan.

"Dan tidak pernah dalam sejarah Amerika, presidennya mengatakan begitu banyak kebohongan saat menjabat, dengan tingkat yang mengkhawatirkan sebesar 20 per hari, dan lebih dari 20.000 secara total." kata Biden.

"Dia (Trump) memecahkan Rekor Guinness untuk jumlah kebohongan presiden yang diceritakan. Itu juga yang pertama di Amerika," sambungnya.

Biden mengatakan bahwa hal itu membuat dia dan pasangannya dalam pemilu kali ini, Kamala Harris khawatir. Pasalnya jika "kegilaan" semacam itu dilanjutkan empat tahun lagi, maka mereka tidak bisa membayangkan bagaimana wajah Amerika Serikat ke depannya.

"Seperti yang dikatakan oleh pasangan saya, Kamala Harris, 'Dia (Trump) telah menjadi presiden akan menjadi presiden dia nantinya', hanya lebih menakutkan dan ceroboh," papar Biden.

Dia bahkan menyinggung soal kegemaran Trump bermain golf. Menurutnya, Trump lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain golf daripada untuk mengurusi negara.

"Di zaman Romawi, Nero bermain-main saat Roma terbakar. Di Amerika saat ini, Trump bermain golf sementara Pantai Barat terbakar," ujar Biden.

"Dalam waktu kurang dari empat tahun, Trump telah mencatat lebih dari 18 ribu jam waktu eksekutif dan lebih dari 9.000 jam di lapangan golf," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya