Berita

Proyek pembangunan Akses jalan menuju Makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Kabupaten Banjar/Net

Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warga Kalimantan Selatan yang ingin berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ke depannya akan mendapat kemudahan jalur lalu lintas yang lebih nyaman. Pemerintah Provinsi Kalsel, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel saat ini tengah menggarap akses jalan menuju makam tersebut.

Pengerjaan tahap awal telah berlangsung sejak 2019 lalu. Saat ini pengerjaan masih terus dilanjutkan dengan target selesai pada 2024 mendatang.

“Dinas PUPR Kalsel telah mengucurkan anggaran Rp35 Miliar. Tahap awal tahun 2019 pembagunan akses jalan dikucurkan dana sebesar Rp20 miliar sedangkan tahun 2020 sebesar Rp15 milar,” terang Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bidang Bina Marga Kalsel M. Yasin Toyib, Banjarbaru, seperti dikutip darilaman resmi Pemprov Kalsel, Jumat (25/9).


Menurut Yasin, total panjang jalan akses menuju makan ini kurang lebih 6 kilometer dan lebar jalan 20 meter dengan melintasi enam desa dari dua kecamatan di Kabupaten Banjar yaitu, Desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah di Kecamatan Astambul dan Martapura Timur.

“Jadi yang sudah dikerjakan kurang lebih 1.5 kilometer. Pengerjaan jalan dilakukan secara bertahap,” terangnya, seraya menjelaskan target penyelesaian pada 2024 akan menghabiskan total anggaran kurang lebih Rp150 miliar.

“Insha Allah pembangunan jalan tersebut kita cicil setiap tahunnya dan ditargetkan tahun 2024 selesai,” jelas Yasin.

Ia berharap dengan adanya jalan akses menuju makam dapat memudahkan para peziarah yang tiap tahun selalu memadati komplek pemakaman Datu Kelampayan dan mengurangi kemacetan ketika menjelang haul.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya