Berita

Keponakan Pablo Escobar menemukan uang senilai 18 juta dolar AS di salah satu properti pamannya/Net

Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020 | 23:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pablo Escobar merupakan nama yang tidak lekang dari sejarah kelam Kolombia. Dari kota asalnya di Medellin, Escobar pernah menjadi raja obat-obatan terlarang di negara tersebut sebelum akhirnya tewas secara tragis dalam sebuah operasi penangkapan tahun 1993.

Meski begitu, kisah Escobar masih banyak disoroti dan diabadikan oleh banyak buku dan juga film maupun serial.

Pekan ini, nama Escobar kembali menjadi sorotan karena meski sudah tiada, namun "peninggalannya" masih tersisa.


Pasalnya, bak durian runtuh di siang hari, seorang keponakan Escobar bernama Nicolas Escobar mengaku bahwa dia menemukan kantong plastik berisi uang senilai 18 juta dolar AS yang tersembunyi di dinding salah satu rumah pamannya.

Dia mengatakan kepada media Kolombia bahwa dia menemukan uang itu di apartemen tempat dia tinggal selama lima tahun terakhir di kota Medellin. Apartemen itu sebelumnya merupakan milik sang paman.

Meski begitu, banyak dari uang kertas berusia puluhan tahun yang dia temukan itu telah membusuk dan tidak dapat digunakan lagi.

Ini sebenarnya bukan kali pertama Nicolas menemukan uang yang disembunyikan oleh pamannya dulu di tempat yang tidak terduga.

Semasa hidup, Escobar memang kerap menyembunyikan banyak uang tunai di sejumlah tempat tidak terduga di propertinya demi menghindari penangkapan.

Begitu banyaknya uang yang dihasilkan oleh Escobar melalui bisnis ilegalnya, sampai-sampai pada puncak kejayaannya, dia pernah disebut sebagai orang terkaya ketujuh di planet ini.

Desas-desus tentang kekayaan tersembunyi Escobar telah beredar di Medellin sejak kematiannya.

Sebelumnya, seperti dikabarkan BBC, Nicolas juga pernah mengatakan bahwa dia juga telah menemukan sederet benda-benda canggih di masa kejayaan sang paman, seperti mesin tik, telepon satelit, pena emas, kamera, dan rol film.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya