Berita

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi/Istimewa

Nusantara

Angka Penularan Masih Tinggi, Pengawasan Kawasan Mikro Di DKI Harus Diperketat

SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 09:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hingga melewati 6 bulan, DKI Jakarta masih menjadi salah satu provinsi dengan angka penularan virus corona baru atau Covid-19 yang tinggi.

Bahkan, kasus positif sepekan terakhir di Jakarta mencapai angka 13,2 persen. Terpaut jauh dari standar positivity rate yang ditetapkan WHO yaitu tidak lebih dari 5 persen.

Terkait hal ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, mengajak seluruh warga Jakarta untuk meneguhkan kesadaran akan kesehatan.


"Kesadaran untuk disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. Selain itu tetap di rumah dan tidak perlu keluar jika tidak ada keperluan mendesak," ujar Preasetio melalui akun Twitter pribadinya, Senin (21/9).

Pria yang karib disapa Pras itu juga terus mendorong Pemprov DKI Jakarta memperketat pengawasan. Khususnya pembatasan sosial di RT dan RW atau kawasan mikro berstatus zona merah.

"Sebab saya masih menemui banyak kelurahan yang belum optimal mencegah potensi penyebaran penularan Covid-19," sambungnya.

Padahal, menurut Pras, Kelurahan di masa pandemi seperti ini menjadi ujung tombak untuk meredukasi angka penularan.

"Saya ingat betul di awal Jakarta dihantam pandemi, Pemprov DKI Jakarta telah membentuk RT dan RW siaga," tegas politikus PDI Perjuangan itu.

"Tolong disiplin sambil menunggu vaksi dan pandemi berakhir. Disiplin kita melindungi kita dan semuanya," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya