Berita

Patung perunggu yang merepresentasikan Melania Trump di Slovenia/Net

Dunia

Ada Frustrasi Dan Kekecewaan Di Balik Patung Melania Trump Yang Kontroversial

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Patung First Lady Amerika Serikat, Melania Trump yang kontroversial kini kembali muncul di Slovenia, negara asal Melania.

Sebelumnya, patung kayu yang merepresentasikan Melania Trump hangus dibakar oleh sekelompok warga setempat di Sevnica, yang merupakan kampung halaman Melania, pada Juli lalu. Mereka membakar patung itu sebagai bagian dari kampanye "Black Lives Matter" Pembakaran terjadi tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli 2020.

Namun kini, patung serupa kembali didirikian di tempat yang sama. Hanya saja patung baru ini tidak terbuat dari kayu, melainkan dari perunggu.


Patung perunggu yang merepresentasikan Melania Trump itu dipamerkan di hadapan publik Slovenia pada Selasa (15/9).

Sang seniman di balik patung perunggu tersebut adalah Brad Downey. Dia merupakan seniman asal Amerika Serikat.

Dalam sebuah kesempatan baru-baru ini, seniman di balik patung kontroversial itu membela karya senianya. Dia menyebut bahwa patung Melania Trump ciptaannya itu merupakan representasi dari kontradiksi kepresidenan suaminya, Donald Trump.

Downey, seniman konseptual dari Kentucky yang berbasis di Berlin itu mengatakan bahwa patung perunggu itu dimotivasi oleh rasa frustrasinya dengan kebijakan Trump.

"Di satu sisi kami memiliki orang-orang yang ditahan di dalam kurungan di perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko, di sisi lain, yang bagi saya merupakan kontradiksi yang jelas, kami memiliki ibu negara yang merupakan orang pertama yang bahasa Inggris bukan bahasa ibunya, yang kewarganegaraan Amerika Serikat-nya dilacak dengan cepat pada visa yang disediakan untuk imigran dengan kemampuan luar biasa," ujar sang seniman.

"Pada saat yang sama, suaminya xenofobia, anti-Islam," tambahnya.

"Saya merasa saya bisa mengisolasi kontradiksi ini dan membuat potretnya," papar Downey seperti dikabarkan The Guardian (Minggu, 20/9).

Patung itu sendiri berdiri di atas batang pohon poplar atau populus di dekat kampung halaman Trump di Sevnica di tenggara Slovenia. Ini adalah bagian dari proyek yang dimulai Downey beberapa tahun lalu.

Sejak saat itu, dia menggandeng seniman lokal, yakni pengrajin Aleš "Maxi" Zupevc.

"Saya memilih Maxi dari beberapa artis lokal, karena
kesejajaran antara hidupnya dan kehidupan Melania," kata Downey.

"Dia lahir di bulan dan tahun yang sama dan di rumah sakit yang sama dengannya. Seperti dia, ayahnya adalah seorang mekanik dan dia dibesarkan di sebuah gedung tinggi, dia berasal dari keluarga kelas pekerja," sambungnya.

Downey kemudian membeli pohon itu dan memotongnya dengan proporsi yang tepat serta membeli sebidang tanah tempat patung itu berdiri yang memberinya hak untuk mendirikannya.

Dia membayar Maxi untuk membuat karya itu, yang diukir dari pohon poplar. Patung Melania Trump pertama yang dibuat dari kayu menggambarkan Melania Trump yang melambai dengan gaun wol biru.

Ketika ukiran kayu Melania dibakar dalam serangan pembakaran pada tanggal 4 Juli tahun ini, dia segera menyingkirkan sisa-sisa patung yang hangus.

Dia kemudian membuat replika patung dalam bentuk perunggu selama kuncian Covid-19, yang memaksanya untuk tinggal di Slovenia.

Patung perunggu itu pun didirikan di tempat yang sama dan diresmikan oleh Maxi pada hari Rabu (16/9) di hadapan sekitar 20 penduduk setempat yang membawa anggur buatan sendiri.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya