Berita

Sampul memoar Barack Obama yang siap rilis November mendatang/Net

Dunia

Mengintip 'A Promised Land', Memoar Perdana Barack Obama Yang Siap Rilis Usai Pilpres AS 2020

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 10:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama siap merilis memoar yang telah lama ditunggu-tunggu banyak pihak.

Namun, para pembaca yang penasaran masih harus menunggu hingga usai pemilu presiden Amerika Serikat digelar. Paslanya, memoar tersebut baru akan dirilis kepada publik pada tanggal 17 November mendatang, atau dua minggu setelah pemilu presiden di negeri Paman Sam digelar.

Obama diketahui merupakan presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat yang memenangkan dua kali pemilihan umum dan menjabat sebagai presiden selama dua periode antara 2009 dan 2017.


Selama masa itu pula, dia menjalankan tugasnya dengan didampingi oleh Joe Biden sebagai wakil presiden. Kini, Biden maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk menantang petahana, Donald Trump dalam pemilu 3 November mendatang.

Melalui cuitannya di Twitter baru-baru ini, Obama memberikan bocoran mengenai memoarnya yang berjudul "A Promised Land" itu.

"Tidak ada perasaan ingin menyelesaikan sebuah buku, dan saya bangga dengan yang ini," tulis Obama di Twitter.

Dia pun menjelaskan bahwa apa yang dia tuangkan dalam memoarnya merupakan penjelasan yang jujur mengenai kepresidenannya.

"Di 'A Promised Land', saya mencoba memberikan penjelasan yang jujur ​​tentang kepresidenan saya, kekuatan yang kami hadapi sebagai sebuah bangsa, dan bagaimana kami dapat menyembuhkan perpecahan kami dan membuat demokrasi berhasil untuk semua orang," sambung Obama.

Buku setebal 768 halaman itu rencananya akan diterbitkan secara serentak dalam 25 bahasa di pasar di seluruh dunia.

Edisi bersampul Amerika Serikat sendiri akan dijual dengan harga 45 dolar AS atau setara dengan sekitar Rp 670 ribu.

Sedangkan edisi digital akan dijual dengan harga sekitar 17,99 dolar AS dan versi audio akan dijual dengan harga 40 dolar AS untuk diunduh dan 65 dolar AS untuk bentuk CD.

Buku ini diterbitkan oleh Crown, sebuah percetakan dari Penguin Random House.

Dikabarkan CNN, buku ini adalah yang pertama dari dua jilid memoar Obama. Buku ini mencakup periode yang dimulai dengan karir politik awal hingga pemilihan pertama dan tahun-tahun awal Obama ketika mengemban jabatan di Kantor Oval.

Sementara itu, dikabarkan BBC, dalam memoarnya ini, Obama menulis tentang tanggapannya terhadap krisis keuangan global, undang-undang reformasi perawatan kesehatannya yang terkenal yang dikenal sebagai Undang-Undang Perawatan Terjangkau atau "Obamacare", dan serangan AS tahun 2011 di Pakistan yang menewaskan pemimpin al-Qaeda Osama Bin Laden.

Sebelum memoar ini, Obama sebenarnya telah menulis tiga buku sebelumnya, yakni "Dreams From My Father", "The Audacity of Hope", serta buku anak-anak "Of Thee I Sing".

Namun ini adalah memoar pertama yang ditulis oleh Obama.

Istri Obama, yakni Michelle Obama telah lebih dulu merilis memoar berjudul "Becoming". Buku ini diterbitkan pada tahun 2018 lalu dan menjadi buku terlaris di dunia karena berhasil terjual hingga 1,4 juta eksemplar pada minggu pertama. Buku ini bertahan di nomor satu dalam daftar terlaris Amazon selama lebih dari dua bulan.

Hingga saat ini, "Becoming" telah terjual lebih dari 10 juta eksemplar di seluruh dunia.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya