Berita

Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Hendi-Ita, usai menjalani tes kesehatan/RMOLJateng

Politik

Untuk Menangkan Pilwalkot Semarang, Hendi Bakal Gunakan 'Formasi 4-3-3'

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengungkap strategi kampanye pada Pilwalkot Semarang 2020.

Saat ditanya awak media, Hendi, sapaan akrabnya, mengatakan strategi terbaik menurutnya adalah formasi 4-3-3.

"Nanti formasinya 4-4-2, eh 4-3-3 saja. Itu strateginya," kelakar Hendi, usai menjalani tes kesehatan bersama bakal calon wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Selasa (15/9), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Terkait tes kesehatan, petahana Walikota Semarang ini mengaku telah mengikuti tahapan pemeriksaan sejak Senin kemarin. Menurutnya selama mengikuti pemeriksaan kesehatan, banyak kejutan yang terjadi.

"Kami jadi tahu kondisi psikis dan kesehatan luar dalam kami. InsyaAllah menurut dokter-dokter yang memeriksa, kondisi kami baik-baik saja. Tapi, nanti kita tunggu hasil tertulis dari KPU," tambah Hendi.

Lebih jauh, Hendi dan Ita menunggu tahapan selanjutnya sesuai agenda KPU Semarang.

Dia juga berniat mengajukan cuti ke gubernur mulai 26 September saat gelaran kampanye. Menurutnya sudah tidak ada masalah administratif, sehingga bisa menjalankan kegiatan dengan lancar.

Hendi juga sepakat dengan aturan yang telah dirumuskan oleh KPU terkait kampanye di tengah situasi pandemik. Oleh karenanya, pihaknya akan turut mengimbau kepada simpatisan dan pendukung agar mematuhi aturan kampanye dari KPU.

Menurut Hendi, nantinya saat kampanye dia akan lebih banyak menggunakan sistem door to door kepada masyarakat. Selebihnya hanya beberapa kali melakukan kampanye virtual.

"Kita sudah berjuang sejauh ini, soal mendapat rekom, mendaftar dan nantinya kampanye. Jangan sampai kita tidak patuh pada aturan, dan semoga tidak ada persoalan ke depannya," tutup Hendi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya