Berita

Chief of Infectious Diseases di University of Maryland Upper Chesapeake Health Dr. Faheem Younus meragukan angka resmi kasus Covid-19 di Indonesia/Twitter

Dunia

Dokter Di AS Ragu Kasus Covid-19 Di Indonesia 'Hanya' 200 Ribu

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kasus penularan virus corona atau Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Betapa tidak, awal pekan ini, jumlah kasus Covid-19 di tanah air tembus 200 ribu, merujuk pada angka resmi yang dirilis pemerintah pada Selasa (8/9) lalu.

Namun, seorang dokter yang juga aktif di sosial media Twitter, Dr. Faheem Younus meragukan angka tersebut.

Melalui akun Twitternya @FaheemYounus, Younus yang merupakan Chief of Infectious Diseases di University of Maryland Upper Chesapeake Health (UM UCH) itu menyebut bahwa dia memperkirakan bahwa angka sesungguhnya dari kasus Covid-19 di Indonesia jauh lebih tinggi daripada angka resmi yang dirilis.


"Indonesia menguji 4 kali lebih sedikir dari India, 8 kali lebih sedikit dari Brasil dan 30 kali lebih sedikit dari Rusia," tulisnya.

"Kasus aktual (dan kematian karena Covid) kemungkinan besar berkali-kali lipat," sambungnya.

Dalam cuitan yang sama dia mendorong agar Indonesia meningkatkan pengujian dan mengedukasi masyarakat mengenai Covid-19.

"Kendalikan wabah sebelum musim dingin. Meningkatkan pengujian dan mendidik massa di balik sains yang jelas," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya