Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Repro

Politik

Mardani Ali Sera: Pemerintahan Jokowi Seperti Abu Nawas

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 22:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo saat ini dinilai seperti tokoh pujangga Arab, Abu Nawas yang melakukan sesuatu tidak tepat sasaran.

Begitu kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dalam diskusi virtual Indonesia Leader Talk (ILT) 6 bertajuk "Ancaman Resesi Ekonomi vs Cita-cita Kesejahteraan Rakyat" Senin malam (7/9).

"Tentu investasi-investasi saya ngeliat pemerintah justru seperti Abu Nawas ini ya. Ngejar Omnibus Law seolah-olah kata kunci buat investasi itu adalah Omnibus Law ya. Padahal saya agak teringat kisah Abu Nawas. Hilang cincinnya di halaman mencarinya di ruang tamu, kenapa? Karena ruang tamu terang, halaman gelap," ujar Mardani Ali Sera.


Kengototan pemerintah agar mengesahkan Omnibus Law juga dicurigai adanya fraud yang seolah-olah untuk kebaikan bangsa.

"Ini ada luar biasa ketidakakuratan dan mungkin tidak akurat, bukan cuma tidak akurat, bisa jadi ada fraud didalamnya ketika pemerintah mengejar Omnibus Law. Alih-alih memperbaiki fundamental ekonomi, alih-alih mereformasi birokrasi, alih-alih mengangkat UMKM," jelas Mardani.

Dalam acara ini juga menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya pengamat politik, Rocky Gerung; Ketua Apindo, Soetrisno Iwantono dan Ekonom Indef, Bhima Yudhistira.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya