Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

Evaluasi Protokol Kesehatan, Komisi II Akan Panggil Mendagri, KPU Dan Bawaslu

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 19:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi II DPR RI akan segera memanggil Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan selama pendaftaran pasangan calon Pilkada di sejumlah daerah.

Pemanggilan tersebut dinilai penting guna mengevaluasi dan mengantisipasi kerumunan yang sempat terjadi di beberapa daerah saat pendaftaran paslon beberapa waktu kemarin.

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus berharap, pelaksanaan pilkada serentak yang dilaksanakan pada masa pandemi tak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Tanah Air.


“Faktor kesehatan dan keselamatan masyarakat luas tetap harus menjadi prioritas utama,” kata Guspardi lewat keterangan persnya, Senin (7/9).

Pasalnya, dia melihat data perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia bukannya melandai seperti yang diharapkan tetapi justru masih menunjukkan tren peningkatan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19 sampai Minggu ( 6/9), kasus Covid-19 bertambah 3.444 kasus dalam 24 jam terakhir. Bahkan hari ini, terjadi penambahan 2.880 pasien positif.

“Sebagai antisipasi pengerahan massa berjumlah besar saat tahapan pengundian nomor urut pasangan calon, kampanye, sampai hari H pemungutan suara di TPS pada 9 Desember 2020, saya berharap agar semua stakeholder dapat memerhatikan betul protokol kesehatan,” tegasnya.

Ia juga mendesak agar masyarakat, paslon, KPU, Bawaslu sera DKPP memperhatikan secara detail penerapan protokol kesehatan di setiap wilayah pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

"Penerapan protokol kesehatan adalah sebuah keharusan yang mutlak dilaksanakan dengan pengawasan yang sangat ketat," tutup politisi PAN ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya