Berita

Sandiaga Salahudin Uno/Net

Politik

Genjot Daya Beli Masyarakat, Sandiaga Uno Luncurkan Aplikasi Sembapur

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 13:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pandemik virus corona baru (Covid-19) yang melanda Indonesia membuat banyak masyarakat terperosok dalam garis kemiskinan.

Kondisi tersebut membuat beberapa tokoh membuat inovasi guna meningkatkan daya beli masyarakat sehingga perekonomian di Indonesia tetap berjalan.

Salah satunya Sandiaga Salahuddin Uno yang  meluncurkan aplikasi Sembapur. Diharapkan dengan aplikasi ini mampu menjadi role model dalam menggerakkan semangat foodpreneur Tanah Air.


“Agar pertumbuhan bisnis bangkit kembali sekaligus menjadi solusi guna atasi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat miskin, sehingga memiliki dua impact sekaligus,” kata Sandi lewat keterangan persnya, Kamis (3/9).

Dengan adanya Sembapur ini, Sandiaga ingin memotivasi dan merangsang dunia entrepreneur untuk terus melakukan adaptasi dan modifikasi bisnis yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini dan harus bersahabat dengan teknologi agar dapat survive.

“Masalah pangan menjadi isu utama saat ini, dampak pandemik sangat menghantam ekonomi kita sehingga banyak yang tidak dapat membeli kebutuhan pokok pangan karena situasi ekonomi mereka secara mendadak merosot karena banyak hal seperti di PHK, usaha tutup, gaji dipotong, lapangan pekerjaan sulit," demikian penjelasan Sandiaga Uno.

Politisi Gerindra ini mengatakan dirinya menggagas startup Sembapur sebagai bukti kepedulian dengan masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu, menggerakkan para enterprenur lainnya bangkit bersama melalui foodpreneur.

Kehadiran start up Sembapur ini juga untuk mengakomodir prioritas utama pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dengan rencana pemetaan food estate di beberapa wilayah.

“Kami memberikan aksesibilitas, kemudahan, pendampingan dan kompetisi harga agar bisnis foodpreneur dapat bertumbuh dan menjadi solusi keberlangsungan bisnis sekaligus memberikan sumbangsih positif bagi perekonomian bangsa,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya